All posts by BBG Al Ilmu

Info Amal Jariyah…

INFO AMAL JARIYAH
.
Satu lagi program AMAL JARIYAH :
.
👉 Perluasan tempat sholat dan keramik untuk ibu-ibu di Masjid Sunnah, Dsn Bongkot, Lombok Timur, seluas 90 m2 dengan biaya total Rp. 11 juta
.
Hanya dengan Rp. 125.000, anda sudah infaq 1 m2
.
Yuuk ikutan infaq untuk bekal akherat kita… silahkan transfer ke (foto 2)
.
Program ini terlaksana dengan kerjasama posko As Sunnah Lombok Timur.
.
https://t.co/0y7px9LiKI
.
#infaq
#amaljariyah
#lantai
#masjid
.

Target Penyaluran Infaq dan Hata Riba… Yuuk Jangan Ketinggalan…

TARGET PENYALURAN INFAQ DAN HARTA RIBA
.
.
1. renovasi wc, keramik wc, penambahan wc baru – Masjid Sunnah, Kembang Kerang Lauk, Lombok TimurRp. 15 juta.
.
Foto 1 : wc masjid tanpa pintu
Video 1 : wc masjid tanpa pintu
Foto 2 : lokasi 2 unit wc baru
.
.
2. renovasi wc, keramik wc, tembok suteran – Masjid Habibah, Aikmel, Lombok Timur – Rp. 15 juta. Sudah masuk Rp. 2.5 juta, sehingga kekurangannya adalah Rp. 12.5 juta.
.
Foto 3 : kondisi tempat wudhu Masjid Habibah
.
Proses renovasi wc di kedua masjid bekerjasama dengan Posko As Sunnah, Lombok Timur.
.
Bagi anda yang ingin membersihkan hartanya dari riba, bisa menyalurkannya ke rekening dana riba Al Ilmu, yang in-syaa Allah akan disalurkan kembali untuk kemaslahatan ummat seperti pembangunan fasilitas umum, wc, sumur, dll.

Bank Syariah Mandiri
.
748 000 6668
.
an. Al Ilmu Ribhat
.
konfirmasi (opsional) : 0838 0662 – 4622
.
.
Namun bila hendak INFAQ UNTUK AMAL JARIYAH di renovasi kedua Masjid diatas, silahkan transfer ke rekening berikut :
.
Bank Syariah Mandiri
.
748 000 5559
.
an. Al Ilmu Dana Sosial
.
konfirmasi (opsional) : 0838 0662 – 4622
.
.
Silahkan share, karena ada pahala juga bagi seseorang yang menunjukkan kepada kebaikan.
.
Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya, hadits dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shollallahu ‘alayhi Wasallam bersabda:

من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]

Semoga Allah senantiasa menjaga kita semua dari riba. Aamiiiin.
.
.
https://www.instagram.com/p/Bwy5FRrAR9j/?igshid=1kmmdtnz4c3yj

Foto 1: Masjid Sunnah, Kembang Kerang Lauk, Lombok Timur

Video 1: Masjid Sunnah, Kembang Kerang Lauk, Lombok Timur

Foto 2: Masjid Sunnah, Kembang Kerang Lauk, Lombok Timur

Foto 3: Masjid Habibah, Aikmel, Lombok Timur

Agar Ilmumu Menjadi Indah…

Agar ilmumu menjadi indah maka iringilah dengan adab dan akhlak yang mulia.

⚉  Muhammad bin sirin berkata, “Mereka (para ulama) mempelajari akhlak sebagaimana mereka mempelajari ilmu.” (Al Jami’ li akhlaqirrowi 1/79)

⚉  Sufyan Ats Tsauri berkata, “Orang yang ingin mengambil hadits hendaklah belajar adab dahulu dua puluh tahun.” (Hilyatul Auliya 6/361)

⚉  Imam Malik berkata kepada seorang pemuda, “Wahai anak saudaraku, pelajarilah adab sebelum engkau mempelajari ilmu.” (Hilyah Auliya 6/330)

Banyaknya penuntut ilmu yang tidak diiringi belajar adab menimbulkan banyaknya penuntut ilmu yang kurang adab.

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

 

HAKIKAT BID’AH dan Hukum-Hukumnya – Sebab-Sebab Munculnya Bid’ah # 2…

Dari kitab yang berjudul Haqiiqotul Bid’ah wa Ahkaamuhaa, tentang Hakikat Bid’ah dan Hukum-Hukumnya, ditulis oleh Syaikh Sa’id bin Nashir Al Ghomidi, حفظه الله تعالى.
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA (Sebab-Sebab Munculnya Bid’ah # 1…) bisa di baca di SINI

=======

🌿 Sebab-Sebab Munculnya Bid’ah # 2 🌿

Alhamdulillah.. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah…

Kita melanjutkan kitab Haqiiqotul Bid’ah wa Ahkaamuhaa. Masih melanjutkan…

⚉  Sebab-Sebab Munculnya Bid’ah

2. Karena kedangkalan ilmu tentang syari’at yang Allah turunkan.

Sebagaimana Imam Ahmad, ketika mensifati ahli bid’ah, Beliau berkata:

‎عقدوا ألوية البدعة وأطلقوا عقال الفتنة

‘Mereka yang menegakkan benderà bid’ah dan menebarkan fitnah’

‎فهم مختلفون في الكتاب مخالفون للكتاب

‘Mereka berselisih tentang Al Qur’an dan menyelisihi Al Qur’an’

‎مجمعون على مفارقة الكتاب

‘Bahkan bersepakat untuk meninggalkan Al Qur’an. artinya mengikuti hawa nafsunya’

‎يقولون على اللّٰه وفي اللّٰه وفي كتاب اللّٰه بغير علم

‘Mereka berkata atas Allah dan tentang Allah dan tentang Kitabullah dengan tanpa ilmu’

‎يتكلمون بالمتشابه من الكلام

‘Mereka berbicara dengan kalimat-kalimat yang bersifat mutasyaabih (yang samar)’

‎ويخدعون جهّال الناس

‘Untuk menipu orang-orang yang awam’

‎بما يشبهو عليهم

‘Dengan cara menyamarkan’

‎فنعوذ باللّٰه من فتن المضلين

‘Dan kita berlindung kepada Allah dari fitnahnya orang-orang yang menyesatkan.’

Itu disebutkan dalam Kitab Arrod ‘ala zanadikoh Wal jahmiyah karya Imam Ahmad

Jadi syi’arnya orang-orang ahli bid’ah itu adalah merupakan mengikuti perkara-perkara yang mutasyaabihat.
Karena apa ?
Sedikitnya ilmu mereka dan kebodohan ilmu itu mencakup banyak perkara yang menyebabkan mereka jatuh kepada kebid’ahan diantaranya :

1⃣ Bodoh terhadap Hadits Nabi ‎shollallahu ‘alayhi wasallam, tidak bisa membedakan antara yang shohih dengan yang dho’if. Bahkan pengetahuan mereka terhadap Haditspun juga sangat minim sekali, sehingga akhirnya karena kurangnya pemahaman mereka atau pengetahuan mereka terhadap Hadits, mereka seringkali menggunakan akal pikiran.

2⃣ Bodoh terhadap atsar-atsar Salafush-sholih dan pemahaman para sahabat, para tabi’in, dan tabi’ut tabi’in.
Sehingga akhirnya mereka tidak faham aqidah dan manhaj Salafush-sholih.

3⃣ Bodoh terhadap maksud daripada tujuan pensyari’atan,
sehingga akhirnya mereka ber buat bid’ah dengan perkiraan bahwa itu adalah maksud tujuan syari’at, padahal bukan.

4⃣ Bodoh terhadap bahasa Arab dan tata caranya, yang berakibat mereka salah dalam memahami Al Qur’an dan Hadits Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam.

5⃣ Bodoh terhadap kaidah-kaidah syari’at dan ushul-ushul fiqih.
Sehingga akhirnya karena bodoh terhadap kaidah-kaidah mereka tidak memahami dengan benar dalil-dalil dari Al Qur’an dan Hadits.

6⃣ Mereka suka mengambil hadits-hadits yang lemah bahkan palsu
karena kebodohan mereka terhadap ilmu hadits yang berakibat akhirnya mereka seringkali menggunakan hadits-hadits yang dhoif bahkan palsu yang mendukung pendapat mereka.

7⃣ Karena kebodohan mereka juga akhirnya suka mengambil dalil sepotong-sepotong
tidak mengumpulkan dalil dalam suatu bab permasalahan seluruhnya, tapi hanya sebatas mengambil dalil yang sesuai dengan keinginan mereka
lalu kemudian menuduh Ahlussunnah yang mengambil dalil sepotong-sepotong, bagaikan maling teriak maling.

8⃣ Mereka menganggap bahwa pendapat imam mereka itulah yang harus diikuti, itulah yang sudah matang, sementara Al Qur’an dan Hadits menurut mereka masih mentah, masih samar, sehingga harus dipahami oleh imam-imam mereka yang sama-sama juga pengikut hawa nafsu, akibatnya mereka menganggap bahwa kebenaran itu yang dipahami oleh imam-imam mereka.

Inilah akibat daripada sedikitnya keilmuan mereka terhadap Al Qur’an dan Hadits, dan tata cara memahaminya yang benar.
.
.
Wallahu a’lam 🌴
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.

Dari kitab yang berjudul Haqiiqotul Bid’ah wa Ahkaamuhaa, tentang Hakikat Bid’ah dan Hukum-Hukumnya, ditulis oleh Syaikh Sa’id bin Nashir Al Ghomidi, حفظه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel dan Facebook Page :
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://www.facebook.com/aqidah.dan.manhaj/

Artikel TERKAIT :
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Haqiiqotul Bid’ah wa AhkaamuhaaHakikat Bid’ah dan Hukum-Hukumnya
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Showarif ‘Anil HaqHal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN
⚉   PEMBAHASAN LENGKAP – Al IshbaahManhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Ikat Dulu Ontamu Baru Tawakkal…

Ikat dulu ontamu baru tawakkal, demikianlah konsep tawakkal dan tauhid yang benar.

Imam Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata:

“di antara hal yang harus diketahui: pernyataan sebagian ulama: bersandar kepada sebab akibat semata adalah bentuk kesyirikan dalam aspek tauhid.

Namun keinginan untuk menghapuskan seluruh kaitan sebab dengan akibatnya adalah bentuk dari cacat akal.

Sebagaimana berpaling atau mengabaikan secara mutlak adanya korelasi antara sebab dengan akibatnya adalah bentuk celaan terhadap syariat.

Tawakal dan Roja’ (mengharap) Yang benar adalah kombinasi dari aplikasi tauhid, akal sehat dan tuntunan syariat.”

[ Majmu’ Fatawa 8/169 ]

Semoga mencerdaskan.

Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى.

ARTIKEL TERKAIT
Tawakkal Bukan Berarti Berpangku Tangan…
Apakah Tawakkal Identik Dengan Tindakan Nekat..?

 

 

KITAB FIQIH – Tempat Berdirinya Imam dan Ma’mum…

Dari pembahasan Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA – Al Istikhlaf…  – bisa di baca di SINI

=======

Alhamdulillah.. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah…

Kita lanjutkan kajian…

⚉  TEMPAT BERDIRINYA IMAM DAN MA’MUM

Dimana ma’mum berdiri bila ia bersendirian bersama imam (artinya jama’ahnya hanya 2 orang) ?

Yaitu ia berdiri disebelah kanan imam, berdasarkan hadits Ibnu ‘Abbas ia berkata,
“Aku sholat bersama Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam disuatu malam, lalu aku berdiri disebelah kiri beliau, maka beliau memegang kepalku dari belakang dan menjadikan aku disebelah kanannya.”
[ HR. Imam Bukhari dan Muslim ]

Dan dalam musnad Imam Ahmad dari hadits Ibnu ‘Abbas ia berkata,
“Aku mendatangi Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam diakhir malam lalu aku sholat dibelakangnya, maka beliau memegang tanganku dan menjadikan aku disampingnya.” [ HR. Imam Ahmad ]

“Dan ada seseorang laki laki berdiri di belakang ‘Umar, maka ‘Umar mendekatkannya sehingga ia berdiri sejajar dengan ‘Umar di sebelah kanannya.” [ HR. Imam Malik ]

Syaikh Albani rohimahullah berkata, ‘didalam hadits tersebut terdapat fiqh,’ apa itu ? Yaitu ‘…bahwa 1 orang ma’mum apabila ia mengikuti imam hendaklah ia berdiri sejajar di sebelah kanan imam tidak maju kedepan dan tidak juga mundur kebelakang (artinya sejajar) dan inilah mazhab Imam Ahmad sebagaimana disebutkan dalam Manar Sabil dan juga pendapat imam Bukhari dalam shohihnya dimana beliau membawakan bab shohihnya yaitu bab ma’mum berdiri di sebelah kanan imam sejajar apabila 2 orang.’

Al Hafidzh Ibnu Hajar dan Fathul Bahri menyebutkan sebuah atsar dari jalan Ibnu Juraij ia berkata,
“aku berkata kepada Atho’, ‘seseorang sholat bersama imam dimana ia berdiri ?’ Atho’ berkata, ‘di sebelah kanannya’
aku berkata, ‘apakah ia berdirinya itu sejajar ?’ Bagaimana kata Atho ? ‘Iya’

Kemudian…
⚉  BAGAIMANA SEORANG WANITA APABILA IA MENJADI MA’MUM ?

Yaitu wanita berdiri dibelakang ma’mum laki laki.
Sebagaimana dalam hadits Abu Hurairah yang dikeluarkan Imam Muslim, Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
“Sebaik-baik shof laki-laki adalah diawal dan seburuk-buruk yang paling akhir, dan sebaik-baik shof wanita adalah yang paling akhir dan yang paling buruk yang paling awal”

Artinya bahwa laki laki hendaknya ada didepan dan wanita ada di belakang, walaupun wanita itu sendiri maka tetap ia berdiri dibelakang sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa “Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam pernah sholat bersama Anas dan seorang anak bersamanya sementara Ummu Sulaim berdiri dibelakang sendirian.” [ HR. Abu Daud ]
.
.
Wallahu a’lam 🌻
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى 
.
.
Dari Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى
.
.
ARTIKEL TERKAIT
Pembahasan Fiqih Mausu’ah Muyassaroh…

Jangan Makan Dengan Tangan Kiri

Kita bisa lihat, masalah yang mungkin remeh bagi sebagian orang, yaitu makan dengan tangan kirinya, makan dengan kedua tangannya, padahal sudah jelas-jelas Rasulullah shollallahu ‘alayhi wasallam mengatakan :

إذا أكَلَ أحدُكم فلْيَأكُلْ بيَمينِه، وإذا شَرِبَ فلْيَشرَبْ بيَمينِه، فإنَّ الشَّيْطانَ يَأكُلُ بشِمالِه، ويَشرَبُ بشِمالِه

“kalau seorang makan diantara kalian, makanlah dengan tangan kanannya, dan jika minum maka hendaklah minum dengan tangan kanannya. Karena syaitan makan dan minum dengan tangan kirinya”      [ HR. Muslim : 2020 , Abu dawud : 3776, At tirmidzi : 1800 ]

Kenapa dilarang oleh Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam ?
Disebabkan syaitan itu kalau makan minum pakai tangan kiri. Maka jangan jadi syaitan, kita nggak ingin menjadi seperti musuh kita, bahkan kalau kita melihat musuh kita, mungkin kita akan berpaling atau mencoba menyerang dia, sekarang ini syaitan musuh kita, masak kita mau berteman dengan syaitan ? dia yang menyebabkan adam ‘alaihissalam tergoda sehingga memakan buah di dalam surga yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Maka berkaitan dengan itu, Salamah bin ‘Amr bin Aqwa Rodhiallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki yang makan di sisi Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam, dia makan bersama Nabi, lalu dilihat sama Nabi bahwa lelaki ini makan dengan tangan kirinya. Maka apa kata Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam : “makanlah dengan tangan kananmu !”

Maka lelaki ini menjawab “aku tidak bisa makan dengan tangan kananku, aku nggak bisa”

Ada orang-orang yang kidal, yang kalau dikatakan pada dia untuk makan dengan tangan kanannya maka berat bagi dia , karena dia sudah terbiasa dengan tangan kirinya. Tangan kirinya bahkan lebih kuat dari tangan kanannya, apakah dibiarkan ? nggak boleh dibiarkan ! tetep usahakan dengan tangan kanannya.

Dan pria ini, ketika disuruh makan dengan tangan kanannya dia menjawab “aku tidak bisa”, lalu Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam mengatakan semoga kamu benar-benar tidak bisa (baca : makan dengan tangan kanan)”

Maka kita lihat, pria ini sebetulnya mampu menggunakan tangan kanannya, tangannya masih utuh, masih bisa diangkat, tapi dia enggan melakukannya maka Nabi mendoakannya “semoga kamu tidak bisa” dan Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam mengatakan “tidak ada yang menghalangi dia melakukan perintahku kecuali rasa sombong”, artinya ada orang-orang sombong yang menolak kebenaran, dikasih tau nggak mau tau.

Apalagi sekarang ada riset yang berkaitan tentang kidal, riset ini menyebutkan bahwa orang yang kidal otaknya lebih cerdas, lebih pintar matematika, atau apalah yang mereka katakan, tapi yang terpenting, seorang Muslim jangan membiasakan dirinya makan atau minum dengan tangan kirinya, jangan sampai yang dialami pria ini tadi terjadi pada kita, jangan sampai nanti ketika tangan kanan ini sudah tidak bisa dipakai kita baru mengeluh dan menyesal, padahal Allah sudah memberikan kesempatan padamu selama bertahun-tahun, maka salah satu bentuk menjaga istiqomah kita adalah dengan membiasakan diri dengan sunnah Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam walau dalam hal-hal kecil seperti makan dan minum

Wallahu a’lam bishowaab

Ustadz DR. Syafiq Riza Basalamah MA, حفظه الله تعالى .

Ditulis ulang dari potongan ceramah Ustadz Syafiq Riza Basalamah berjudul : Riyadhus Shalihin. Bab : perintah memelihara sunnah & etikanya.

Nasihat Bagi Yang Terhalang Dari Sholat Tarawih Berjama’ah Di Masjid Karena Bertugas Di Malam Hari

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Bolehkah Mengundurkan Waktu Sholat Tarawih Bagi Wanita Yang Sholat Di Rumahnya..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih