Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata :
“Dan bila engkau melihat seorang hamba
yang mencela manusia kerena telah
mengganggunya namun dia tidak mau melihat
dirinya sendiri yang lebih pantas untuk
dicela dan meminta ampunan.
Ketahuilah bahwa musibah yang menimpanya
adalah musibah yang hakiki.”
[Jami’ul Masaail Ibnu Taimiyah, 1 : 168-174]
Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :
Dari pembahasan Kitab Roudhotul Uqola wa Nuz-hatul Fudhola (Tamannya Orang-Orang Yang Berakal dan Tamasya-nya Orang-Orang Yang Mempunyai Keutamaan) karya Abu Hatim Muhammad Ibnu Hibban al Busty rohimahullah.
ARTIKEL TERKAIT :
Kumpulan Artikel – Nasihat Ibnu Hibban rohimahullah…
===============
Alhamdulillah alladzii bi ni’matihi tatimmush-shoolihaat, segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala urusan menjadi mudah…
Berikut ini adalah beberapa kegiatan yang dibantu dari donasi di rekening infaq dan penyaluran dana riba (sesuai kegiatan yang diperbolehkan oleh para Ulama).
=====================
SULAWESI TENGAH – PARIGI MAUTONG (GEMPA-TSUNAMI PALU)
⚉ Penyaluran barang-barang kebutuhan pokok bagi para pengungsi (completed, alhamdulillah)
⚉ Renovasi Plafon Masjid di Benawa yang rusak akibat gempa (completed, alhamdulillah)
⚉ Pengadaan paket air bersih (sumur air dan fasilitas mencuci) untuk warga (completed, alhamdulillah)
⚉ Perbaikan lantai Masjid di Pelawa yang rusak akibat gempa – diperlukan Rp. 15 juta – hingga pukul 09.00 pagi hari Rabu 27 Maret 2019, terkumpul Rp. 6.360.000, alhamdulillah, dan masih diperlukan Rp. 8.640.000.
=====================
BANTEN – SUMUR-PANDEGLANG (TSUNAMI SELAT SUNDA)
⚉ Pengadaan beberapa paket air bersih (sumur air dan wc umum) di Desa Kertajaya dan Muara Baru (completed, alhamdulillah)
⚉ Renovasi wc, tempat wudhu untuk Musholla (work in-progress)
=====================
SOLOK SELATAN – SUMATERA BARAT (GEMPA BUMI)
⚉ Pengadaan paket air bersih (sumur air dan fasilitas wc umum) (dana sudah terkumpul alhamdulillah – menunggu assessment dari pihak posko setempat)
=====================
LOMBOK TIMUR – NUSA TENGGARA BARAT
⚉ Renovasi wc dan tempat wudhu Masjid (dana sudah terkumpul alhamdulillah – menunggu assessment dari pihak Posko setempat)
Dikarenakan Indonesia termasuk wilayah rawan bencana, qoddarallahu wa maa syaa-a fa’ala, maka bagi yang hendak menyalurkan Infaq dan/atau dana Riba, in-syaa Allah kami akan membantu menyalurkannya untuk kegiatan-kegiatan kemaslahatan ummat, dan juga untuk program-program tanggap/pasca bencana di wilayah-wilayah terdampak bencana alam.
Semoga Allah senantiasa me-ridhoinya… Aamiiin
=====================
Bank Syariah Mandiri (BSM)
(Kode bank 451)
Konfirmasi : 0838 – 0662 – 4622
.
Rekening Dana Sosial – Untuk Disalurkan Di Wilayah-Wilayah Yang Mengalami Musibah Bencana :
748 – 000 – 5559
a.n. Al Ilmu Dana Sosial
Rekening Penyaluran Harta Riba dan Syubhat (Rib-hat) :
748 – 000 – 6668
a.n. Al Ilmu Ribhat
Jazaakumullahu khoyron atas partispasinya.
Akan datang masanya jantung yang ada di dada kan berhenti berdegub…
Akan tiba waktunya denyut nadimu kan melemah untuk kemudian mengakhiri kerjanya berdetak..
Kala itu kau bukan siapa-siapa lagi, tak punya apa-apa lagi…
Kenangan tentangmu kan punah seiring dengan pergantian hari dan bulan..
Harta, pangkat, jabatan bahkan mungkin istrimu kan pindah ke orang lain..
Villa, istana dan kendaraanmu telah pula diisi orang lain..
Dengan pergantian tahun arsip tentangmu kan dilipat, disimpan dan dimuseumkan…
Buatlah persiapan untuk kedatangan hari itu,
Pastikan bahwa hanya amalan sholeh yang abadi menemanimu hingga hari berbangkit.
Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى.
Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata:
«الذي يمنعُ الإنسانَ من اتّباع الرسول ﷺ شيئان: إما الجهلُ وإِما فسادُ القصد»
“Yang menghalangi seseorang dari sikap mengikuti petunjuk Rosul shollallahu ‘alaihi wasallam ada dua hal :
⚉ bisa jadi kebodohan, atau
⚉ bisa jadi tujuan yang rusak.”
[Majmu’ul Fatawa, jilid 15 hlm. 93]
Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.
Dari kitab yang berjudul “Haqiiqotul Bid’ah wa Ahkaamuhaa“, tentang Hakikat Bid’ah dan Hukum-Hukumnya, ditulis oleh Syaikh Sa’id bin Nashir Al Ghomidi, حفظه الله تعالى.
.
PEMBAHASAN SEBELUMNYA (Makna Sunnah…) bisa di baca di SINI
=======
🌿 Tercelanya Bid’ah # 1 🌿
Alhamdulillah.. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah…
Kita melanjutkan kajian kita… sekarang pembahasan :
⚉ Tercelanya Bid’ah – ذم ابدع
Ketahuilah bahwa bid’ah itu banyak sekali bahayanya terutama terhadap agama Islam, karena bid’ah itu merusak syari’at dan kemurnian Islam, dimana di masukkan kedalam Islam hal-hal atau perkara-perkara yang sama sekali bukan dari Islam.
Bahkan bid’ah juga menikam kesempurnaan Islam, padahal Islam ini sudah sempurna.
Allah Ta’ala berfirman [Al-Maa-idah: 3]
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ
“Pada hari ini Aku telah sempurnakan untukmu agamamu”
Bahkan bid’ah juga menikam akan sifat amanah Rosul, karena seakan-akan ada sesuatu yang belum disampaikan oleh Rosul dan Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam belum sempurna menyampaikan Islam ini.
Oleh karena itulah Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam setiap khutbah jum’at selalu mengingatkan akan bahaya bid’ah. Beliau bersabda:
فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ ﷺ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ
“Sebenar-benar ucapan adalah Kitabullah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shollallahu ‘alayhi wasallam, seburuk-buruk perkara adalah yang di ada-adakan, dan setiap yang diada-adakan itulah bid’ah, dan setiap bid’ah itu sesat.”
Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam selalu sampaikan itu di khutbah Jum’atnya dan di kesempatan-kesempatan yang lainnya. Menunjukkan betapa bahayanya bid’ah terhadap kesempurnaan agama ini.
Disini Beliau (penulis) menyebutkan ayat-ayat dari Alqur’an dan Hadits yang mencela bid’ah.
Diantaranya:
1⃣ QS Aali-Imran : 7
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ ۖ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ
“Dialah Allah yang telah menurunkan kepadamu Al Kitab, diantanya ada ayat-ayat muhkamaat dan itu adalah UMMUL-KITAAB dan yang lainnya mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang ada dalam hatinya kecondongan kepada kesesatan, mereka mengikuti apa-apa yang mutasyaabihaat karena mencari-cari fitnah dan mencari-cari penafsiran sesuai dengan keinginan sendiri.”
‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha berkata: ‘Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam membacakan ayat ini, lalu Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda:
فَإِذَا رَأَيْتَ الَّذِيْنَ يَتَّبِعُوْنَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ فَأُوْلَئِكَ الَّذِيْنَ سَمَّى اللهُ فَاحْذَرُوْهُمْ.
‘Kalau kamu melihat orang-orang yang selalu mengikuti ayat-ayat mutasyaabihaat, mereka itulah yang Allah namai dalam ayat tersebut, maka waspadalah kamu darinya’” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim)
Ibnu ‘Abbas menafsirkan, sebagaimana di keluarkan oleh Imam Al Ajurri, bahwa yang dimaksud ayat ini masuk padanya orang-orang khowarij, demikian pula semua ahli bid’ah, yang mereka menafsirkan ayat dengan hawa nafsu mereka, dengan akal mereka sendiri, tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam
2⃣ QS Al An’am : 153
Allah Ta’ala berfirman :
وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Dan bahwasanya inilah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah ia, dan jangan kamu mengikuti jalan-jalan yang lainnya, niscaya jalan-jalan itu akan memecah-belah kalian dari jalan-Nya.”
Imam Mujahid ketika menafsirkan ‘Jangan kamu mengikuti jalan-jalan yang lainnya, niscaya jalan-jalan itu akan memecah-belah kalian dari jalan-Nya’
Kata Imam Mujahid ‘jalan-jalan yang lainnya’ yaitu “Bid’ah dan Syubhat”
Karena bid’ah itu memalingkan kita dari jalan Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam yang merupakan sunnahnya maka orang yang mengikuti kebid’ahan dia akan berpecah-belah dari sunnah Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam dan meninggalkannya.
Ayat ini menunjukkan bahwa makna perpecahan itu artinya tidak mengikuti sunnah, maka ahli bid’ah di sebut ‘ahlul furqoh’ oleh para Ulama, kenapa ? Karena mereka tidak mau mengikuti sunnah, berarti mereka memecahkan diri mereka dari sunnah Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam
.
.
Wallahu a’lam 🌴
.
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari kitab yang berjudul “Haqiiqotul Bid’ah wa Ahkaamuhaa“, tentang Hakikat Bid’ah dan Hukum-Hukumnya, ditulis oleh Syaikh Sa’id bin Nashir Al Ghomidi, حفظه الله تعالى.
.
Silahkan bergabung di Telegram Channel dan Facebook Page :
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://www.facebook.com/aqidah.dan.manhaj/
Artikel TERKAIT :
⚉ PEMBAHASAN LENGKAP – Haqiiqotul Bid’ah wa Ahkaamuhaa – Hakikat Bid’ah dan Hukum-Hukumnya
⚉ PEMBAHASAN LENGKAP – Showarif ‘Anil Haq – Hal-Hal Yang Bisa Memalingkan Seseorang Dari KEBENARAN
⚉ PEMBAHASAN LENGKAP – Al Ishbaah – Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN