Category Archives: Abu Yahya Badrusalam

Jika Anda Menjadi Qadhi

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Dua hari yang lalu Fulan baru saja kehilangan barang. Ponsel seharga puluhan juta rupiah itu raib saat ia tiduran di masjid. Tiba-tiba Fulan melihat Alan sedang asyik bermain ponsel yang mirip dengan ponselnya yg hilang.

Fulan langsung mendekati Alan. Diperhatikannya ponsel Alan dengan seksama. Ternyata, ponsel itu memiliki ciri yang persis dengan ponsel Fulan yang hilang. Fulan yakin itu adalah ponselnya.

Emosi Fulan langsung meluap. Fulan merebut ponsel dari tangan Alan. Alan tidak terima ponselnya direbut Fulan. Keributan terjadi. Fulan menuduh si Alan mencuri. Alan mengelak. Ia mengaku telah membeli ponsel itu dari temannya yang dua bulan lalu datang dari luar negeri.

Fulan tidak punya saksi. Tapi Alan pun juga tidak punya bukti kwitansi.

Keduanya sepakat mencari penengah sebagai Qodhi untuk menghakimi. Dan ternyata, keduanya mendatangi Anda.

Lantas, Apa yang akan Anda lakukan ?

Simak penjelasan Ust Abu Yahya Badrusalam ,Lc.

http://m.salamdakwah.com/videos-detail/seri-arbain-annawawiyah—hadits-33.html

Mengapa Anda Pilih Yang Hina ?

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Sholat tahajjud supaya karirnya dilancarkan. Puasa senin kamis agar lulus ujian. Rutin sholat dhuha untuk penglaris dagangan. Rajin berdzikir berharap bertambahnya kekayaan. Padahal itu semua adalah amal ibadah yang seharusnya dilakukan untuk mengharap pahala dari sisi Allah taala.

Orang yang beribadah dengan tujuan dunia berarti dia menyamakan kehidupan akhirat yang Allah janjikan sama nilainya dengan dunia yang dia harapkan. Padahal tidak pantas menyamakan dunia dengan akherat.

Tidakkah dia tahu, seandainya dunia itu bernilai disisi Allah meskipun hanya seberat satu sayap nyamuk, tentulah orang-orang kafir tidak akan Allah beri minum walapun hanya seteguk. Tidakkah dia tahu, Rosulullah pernah mengambarkan bahwa dunia itu hina seperti bangkai kambing yang cacat telinganya. Bahkan, Rosulullah pernah menggambarkan dunia itu seperti kotoran manusia. Pantaskah dia mengharapkan yang hina dan meninggalkan yang mulia ? Bagaimana dgn kita?

Simak penjelasan Ust Abu Yahya Badrusalam,Lc. Klik http://m.salamdakwah.com/videos-detail/keikhlasan-1.html#Mengapa Anda Pilih Yang Hina?#

– – – – – •(*)•- – – – –

Kelezatan Pada 3 Pintu

Ust. Badrusalam, حفظه الله

قال الحسن البصري رحمه الله : ” تفقدوا الحلاوة في ثلاثة أشياء : في الصلاة وفي الذكر ، وفي قراءة القرآن ، فإن وجدتم .. وإلا فاعلموا أن الباب مغلق ” ..

Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata:”Carilah kelezatan pada tiga: pada sholat, dzikir dan membaca alqur’an.” Jika kalian menemukan kelezatan padanya (maka itu kebaikan). Jika tidak, berarti pintu masih tertutup. ” (Hilyah auliya 4/318).

– – – – – •(*)•- – – – –

Tujuan Ibadah

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Allah Ta’ala berfirman yang artinya:”Wahai manusia.. Beribadahlah kepada Rabbmu.. Yang telah menciptakanmu..Dan menciptakan orang-orang sebelum kamu..Agar kamu bertaqwa..Al Baqarah ayat 21..

Ini menunjukkan bahwa tujuan ibadah adalah taqwa..Maka ibadah yang tidak menimbulkan ketaqwaan..tanda Allah tidak menerimanya..Ibnu Umar berkata, “Bila aku mengetahui sholatku diterima..Itu lebih aku sukai dari dunia dan seisinya..Karena Allah berfirman yang artinya.. “Sesungguhnya Allah hanyalah menerima dari orang-orang yang bertaqwa saja.”Al Maidah ayat 27..

– – – – – •(*)•- – – – –

Empat Sifat Terpuji Bangsa Romawi

Ust. Badruslam, حفظه الله

Imam Muslim meriwayatkan dalam shahihnya dari Al Mustaurid ia berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hari kiamat akan tegak dalam keadaan orang romawi paling banyak jumlahnya”.

Amru bin Al ‘ash berkata: “Coba kamu tinjau lagi perkataanmu tadi”.

Al Mustaurid berkata: “Sungguh telingaku benar-benar mendengarnya”.

Amru berkata: “Jika memang benar, sesungguhnya kaum Romawi mempunyai 4 perangai yang baik:

1. Mereka adalah orang yang paling berhati-hati (halim) ketika terjadi fitnah.

2. Mereka sangat cepat sadar setelah ditimpa musibah.

3. Mereka cepat intropeksi setelah kalah.

4. Dan mereka sangat memperhatikan para janda dan orang-orang lemah.

Itulah sifat mereka yang disaksikan oleh seorang shahabat mulia yang bernama Amru bin Al ‘Ash..

Adakah sifat tersebut pada kita wahai kaum muslimin..??

Bukankah kita lebih layak memiliki sifat sifat tersebut..??

 Ditulis oleh Ustadz Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Hutang Oh Hutang

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Dari Muhammad bin Abdullah bin Jahsy radliyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam duduk ketika diletakkan Jenazah, lalu beliau mendongakkan kepalanya ke atas, kemudian menundukkannya, dan meletakkan tangannya di jidatnya seraya bersabda, “Subhanallah! Subhanallah! Perkara yang berat apakah yang diturunkan!”

Kami merasa takut dan kamipun diam. Keesokan harinya aku berkatanya kepada beliau, “Apakah perkara yang berat yang turun itu?”

Beliau bersabda, “Tentang hutang, demi Dzat yang diriku di tanganNya..Kalaulah seseorang terbunuh di jalan Allah kemudian hidup lagi kemudian terbunuh lagi kemudian hidup lagi kemudian terbunuh lagi sementara ia mempunyai hutang, ia tidak dapat masuk surga sampai hutangnya terbayar.” HR An Nasai.(Shahih Targhib no 1804).

– – – – – •(*)•- – – – –

Cara Syar’I Mencari Kekasih Hati

Wanita adalah makhluk berhati lembut dan penuh perasaan. Ia mudah luluh dengan kata manis dan rayuan. Zaman sekarang, banyak musang berbulu domba. Selalu mengintai, mencari lengahnya sang penggembala.

Berbagai media sosial telah menembus sekat dan penghalang. Gadis pingitan kamar di rumah orang tuanya pun tak selamanya aman dari godaan si hidung belang. Bagaimana lagi dengan mereka yang dibiarkan lepas atas nama kebebasan dan zaman yang berkembang. Tentu, mulut menganga sang buaya telah siap menerkam mangsa yang tertipu dengan air mata buayanya.

Selamatkan mereka sekarang juga. Jangan biarkan mereka pacaran. Atau mencari jodoh secara sembarangan.
Lantas, Bagaimana islam memberikan solusi bagi para pemuda pemudi untuk mencari jodoh secara syar’I.

Lantas, Bagaimana islam memberikan solusi bagi para pemuda pemudi untuk mencari jodoh secara syar’I ?

Simak penjelasan Ust Abu Yahya Badrusalam,Lc klik http://m.salamdakwah.com/videos-detail/trik-mencari-jodoh.html

Rahasia Shalat Khusyu’

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Kunci kekhusyu’an sholat adalah dibacaan awalnya. Yaitu saat ia mengucapkan takbiratul ihram, Allahu Akbar yang berarti Allah Maha Besar.

Saat itu, maka segala urusan selain Allah akan menjadi kecil. Ingatan dan konsentrasinya hanya terpusat kepada Dzat yang maha Besar yaitu Allah taala. Ia tahu, saat itu disedang menghadap Allah Dzat yang maha Besar, Pencipta dan Penguasa Jagat Raya.

Inilah satu diantara bukti pentingnya seseorang mengenal nama dan sifat Allah dengan benar.

Mengapa sholat kita belum khusyu ? Barangkali karena kita belum mengenal Allah dengan sebenarnya.

Mari sejenak kita belajar mengenal Allah lebih dalam.

Simak penjelasan Ust Badrusalam,Lc mengenai nama dan sifat Allah.

Klik http://m.salamdakwah.com/videos-detail/mengenal-nama-dan-sifat-allah-sesi-2.html

Tanyakan Ke Istri Anda

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Mungkin, Anda adalah sesosok pria yang berwibawa dimata anak buah, baik dihadapan teman sekantor, sopan dihadapan boss, santun didepan mertua atau murah hati ditengah-tengah para tetangga. Namun itu semua belum menjamin Anda berpredikat BAIK menurut Rosulullah shollallahu alahi wasallam.

Bagaimana lelaki yang BAIK menurut Rosulullah shollallaahu alaihi wasallam ?

Rosulullah bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik (dalam bergaul) dengan keluarganya dan aku adalah orang yang paling baik (dalam bergaul) dengan keluargaku” (HR Tirmidzi)

Wanita adalah manusia lemah. Penuh dengan kekurangan dan ketidakmampuan. Posisi di rumah tangga pun sebagai makmum bukan imam. Maka seorang lelaki yang menjadi suami, akan bebas menampakkan sifat aslinya terhadap istrinya. Suami bisa berbuat dan bersikap apa saja, tanpa sungkan dan tanpa penghalang.

Maka, Suami yang mampu menahan dirinya dari kesewanang-wenangan, bahkan bisa berbuat baik dan memuliakan istrinya, ia akan lebih mampu lagi untuk berbuat baik terhadap orang yang tidak selemah istrinya.

Jadi, ukuran baik dan buruknya perangai Anda diukur dari baik dan buruknya sikap Anda terhadap keluarga.

Apakah Anda adalah lelaki yang baik ? TANYAKAN KE ISTRI ANDA. Karena jawabannya ada di pengakuan jujurnya.

Simak penjelasan lengkap Ust Abu Yahya Badrusalam,Lc. Klik http://m.salamdakwah.com/videos-detail/suami-sejati.html

Apa Kabar Hati ?

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Kebutuhan hamba untuk mengenal nama dan sifat Allah itu lebih penting daripada kebutuhannya terhadap makan dan minum.

Seseorang yang tak terpenuhi kebutuhan makan dan minumnya, hanya berbahaya bagi kehidupan dunianya. Namun orang yang tak mengenal Allah, bahayanya akan berlanjut ke kehidupan akhiratnya. Di dunia ia ibarat mayat berjalan. Raganya adalah kuburan bagi jiwanya sebelum kuburan yang sebenarnya.

Sehebat apa hati kita merasa butuh untuk mengenal Allah ? Ataukah selama ini kita tidak merasa butuh? Waspadalah..! Jangan-jangan hati kita telah mati tanpa kita sadari. Naudzubillahi min dzaalik.

Simak penjelasan Ust Badrusalam,Lc. Klik http://m.salamdakwah.com/videos-detail/mengenal-nama-dan-sifat-allah-sesi-1.html