Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :
139.
140.
141.
.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL
Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :
139.
140.
141.
.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL
Nabi shollallaahu ‘alayhi wasallam bersabda,
أَيُّهَا النَّاسُ ، اتَّقُوا اللهَ ، وَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ ، فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِيَ رِزْقَهَا ، وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا ، فَاتَّقُوا اللهَ ، وَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ ، خُذُوا مَا حَلَّ ، وَدَعُوا مَا حَرُمَ.
“Wahai manusia bertakwalah kepada Allah, dan perbaguslah dalam mencari rezeki, karena jiwa tidak akan meninggal hingga sempurna rezekinya walaupun lambat datangnya..
Bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah dalam mencarinya.. ambil yang halal dan tinggalkan yang haram..”
[ HR Ibnu Majah ]
Ketakutan dengan rezeki masa depan..
Bukanlah sifat mukmin yang bertawakal..
Karena mukmin itu yakin bahwa yang memberi rezeki adalah Allah..
Bukan ijazah, bukan skil dan kemampuan, bukan perusahaan..
Kewajiban kita hanya berusaha..
Sedangkan hasilnya serahkan kepada Allah Azza wa Jalla..
Ditulis oleh
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
Simak penjelasan berikut oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
136.
137.
138.
.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 139 – 140 – 141
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL
‘Abdurrohman bin ‘Auf rodhiyallahu ‘anhu berkata,
ابتُلِينَا مع رسولِ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم بالضَّرَّاءِ فصَبَرْنا، ثم ابتُلِينا بعدَه بالسَّرَّاءِ فلم نَصْبِرْ
“Dahulu kami bersama Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam diuji dengan kesusahan tapi kami bersabar.. Kemudian setelah beliau wafat, kami diuji dengan kesenangan, ternyata kami tidak bersabar..” (Riwayat At-Tirmidzi)
Kesenangan membuat kita lalai..
Membuat kita ujub dan sombong dengan harta dan tahta..
Membuat kesabaran kita pendek karena terbiasa dengan kenikmatan..
Membuat ibadah menjadi berat karena terbiasa dengan syahwat..
Maka orang yang tak tertipu dengan kesenangan dunia..
Hatinya selalu berharap akherat dan takut akan siksa Neraka..
Sungguh luar biasa..
Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
Pertanyaan:
Ustadz, bila kita membeli majalah atau koran atau susu dan lainnya seringkali ada padanya gambar-gambar manusia. Apakah gambar gambar tersebut harus dihapus..? Karena kami khawatir bila malaikat rahmat tidak masuk ke rumah
Jawab:
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rohimahullah berkata:
لا يلزم الإنسان أن يطمس كل ما يجد في المجلات والجرائد من أجل المشقة ، والله سبحانه وتعالى يقول : ( وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ) ، والإنسان لم يشترِ هذه المجلات والجرائد من أجل صورها ، بل من أجل ما فيها من الأخبار والعلوم
“Seorang insan tidak harus menghapus semua gambar yang ada pada majalah dan koran karena itu masyaqqoh (sulit). Dan Allah berfirman yang artinya, “Dan Dia tidak menjadikan dalam agama ini sesuatu yang menyulitkan..” Sedangkan si insan ini tidak membeli majalah dan koran tersebut karena tujuan gambar gambarnya. Tapi membelinya karena berita berita yang ada padanya..”
(Jalsah Ramadhaniyah hal 103)
Dijawab oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
Simak penjelasan berikut oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
133.
134.
135.
.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 136 – 137 – 138
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL
Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang alam kubur,
وَيَأْتِيهِ رَجُلٌ حَسَنُ الْوَجْهِ ، حَسَنُ الثِّيَابِ ، طَيِّبُ الرِّيحِ ، فَيَقُولُ : أَبْشِرْ بِالَّذِي يَسُرُّكَ ، هَذَا يَوْمُكَ الَّذِي كُنْتَ تُوعَدُ . فَيَقُولُ لَهُ : مَنْ أَنْتَ ؟ فَوَجْهُكَ الْوَجْهُ يَجِيءُ بِالْخَيْرِ . فَيَقُولُ : أَنَا عَمَلُكَ الصَّالِحُ . فَيَقُولُ : رَبِّ أَقِمْ السَّاعَةَ حَتَّى أَرْجِعَ إِلَى أَهْلِي وَمَالِي
“Lalu datanglah kepadanya seorang laki-laki yang wajahnya indah, pakaiannya bagus, dan amat wangi. Ia berkata, “Bergembiralah dengan sesuatu yang menyenangkanmu..! Ini adalah hari yang dijanjikan untukmu..”
Ia (mayit) berkata, “Siapa kamu..? Wajahmu membawa kebaikan..”
Ia menjawab, “Aku adalah amalmu yang sholeh..”
Ia (mayit) berkata, “Ya Robb, tegakkanlah hari kiamat agar aku bisa kembali kepada keluarga dan hartaku..”
(HR Ahmad)
Al Hafizh Ibnu Rojab rohimahullah berkata,
صاحب مَن تُصاحب، فواللّٰه الذي على العرش اسْتوى لن يُصاحبك في قبرك إلّا صاحبٌ واحد، ألا وهو عملك الصّالح، فأحسن صُحبته، يحسن صُحبتك في قبرك.
“Temanilah yang akan menemanimu. Demi Allah yang beristiwa di atas ‘Arasy, tidak akan ada yang menemanimu di kuburmu kecuali satu teman saja, ia adalah amalmu yang sholeh.
Maka perbaikilah persahabatanmu dengannya, niscaya ia akan menjadi sahabatmu terbaik di kuburmu..”
(Lathooiful Ma’arif hal. 99)
📝
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL
Simak penjelasan berikut oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
130.
131.
132.
.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 133 – 134 – 135
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL
Simak penjelasan berikut oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى
127.
128.
129.
.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 130 – 131 – 132
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL
Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :
124.
125.
126.
.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 127 – 128 – 129
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL