Tj Dalil Rokok Membatalkan Puasa

235. BBG Al Ilmu – 319

Pertanyaan:
Ustadz ana mau tanya minta di sebutkan dalil tentang batalnya puasa yang di sebabkan merokok.

Jawaban:
Salah satu pembatal puasa adalah makan dan minum dengan sengaja berdasarkan firman Allah Ta’ala,”

Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al Baqarah: 187).

Para ulama mengistilahkan merokok dengan “syurbud dukhan” (minum asap). Mereka menyebutnya dengan “syurbun” (minum).

Tidak diragukan lagi bahwa asap rokok sampai ke lambung dan ke perut, sementara semua yang dimasukkan dan sampai ke perut dengan sengaja maka membatalkan puasa, baik benda itu bermanfaat maupun membahayakan. Sebagaimana ketika ada orang yang menelan biji tasbih atau potongan besi dengan sengaja, puasanya batal. Tidak disyaratkan harus makan dan minum yang membatalkan puasa harus mengenyangkan atau memberi manfaat kesehatan. Setiap yang dimasukkan ke perut dengan sengaja maka bisa dinamakan makan atau minum. (Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin, Fatawa Shiyam, no. 203 dan 204)

Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/rokok-membatalkan-puasa/
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«

̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Medical Check-up Saat Berpuasa

234. BBG Al Ilmu – 77

Pertanyaan:
Saya mau tanya apa kah puasa batal jika medical chek up terus diambil darahnya..medical buat perpanjang simper (syarat mutlak kerja)

jawaban:
Ust. Abudusalam Busyro Lc

Tidak membatalkan puasa.

Tambahan tim tj:
Jika seseorang mengambil sedikit darah yang tidak menyebabkan kelemahan pada tubuhnya, maka hal ini tidak membatalkan puasanya, baik itu untuk pemeriksaan medis atau untuk transfusi darah kepada orang lain ataupun untuk didonorkan kepada seseorang yang membutuhkannya.

Tapi jika pengambilan darah itu dalam jumlah banyak yang menyebabkan kelemahan pada tubuh, maka hal itu membatalkan puasa…(Syaikh Ibnu Utsaimin, Fadha’il Ramadhan, soal no 2)

Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/hukum-mengeluarkan-darah-dari-orang-yang-sedang-berpuasa/
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«

̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Imam Masjid Dan Bacaan Yang Tidak ada Dalilnya

233. BBG Al Ilmu – 287

Pertanyaan:
Afwan ana mau share pertanyaan dari kawan, kebetulan dikompleks perumahan dia baru sj dibangun sebuah masjid (الْحَمْدُ لِلَّهِ) dan pengurus masjid, kawan ana tersebut ditunjuk untuk jadi imam sholat tarawih. Namun oleh pengurus masjid teman ana di berikan bacaan” yang sama sekali menurut ana tidak pernah ada tuntunannya dari Rasulullah. Seperti bacaan di antara 2rakaat sholat tarawih, doa” khusus, dll yang kebanyakan masih sering dilakukan oleh sebagian umat islam saat ini. Pertanyaannya bagaimana seharusnya sikap kawan ana terhadap hal tersebut apakah tetapi mengiyakan menjadi imam masjid tersebut atau sebaiknya menolak dengan alasan takut terjerumus ke dlm bid’ah.

Jawaban:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’ Lc

Kalau dia bisa menolak baca²an bid’ah tersebut, boleh saja dia menjadi imam. Tapi kalau tidak bisa menolak bacaan² bid’ah tersebut, maka sebaiknya tidak usah menjadi imam.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«

̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Shalat Sunnah Setelah Witir

232. BBG Al Ilmu – 235

Pertanyaan:
Ustadz, mohon penjelasan,,saya baru ditanya apakah boleh kita sholat tahajud setelah kita melaksanakan sholat witir karena banyak anggapan jika sholat witir adalah penutup untuk sholat sunah malam,,,kalau bisa sekalian dalilnya pak biar lebih jelas

Jawaban:
Diperbolehkan bagi orang yang sudah melaksanakan shalat tarawih untuk menambah shalat malam dengan shalat tahajud. Hanya saja, kami menyarankan dua hal:

Pertama:
hendaknya ikut imam sampai selesai, dan jangan pulang sebelum imam melakukan witir. Tujuannya, agar kita mendapatkan keutamaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadis berikut,

“Siapa saja yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.” (H.R. Abu Daud dan Turmudzi; dinilai
shahih oleh Al-Albani)

Kedua:
tidak boleh melakukan witir dua kali. Jika sudah witir bersama imam maka ketika tahajud tidak boleh witir lagi. Ini berdasarkan
hadis,“Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.” (H.R. Abu Daud; dinilai shahih oleh Al-Albani)

Dalam Fatwa Lajnah Daimah (6:45) disebutkan, “Jika Anda shalat tarawih bersama imam maka yang lebih utama adalah melakukan witir bersama imam, agar mendapatkan pahala sempurna, sebagaimana disebutkan dalam hadis,
‘Barang siapa yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama
imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.’ (H.R. Abu Daud dan Turmudzi).

Jika Anda bangun di akhir malam dan ingin menambah shalat maka silakan shalat sesuai keinginan, namun tanpa witir, karena tidak ada 2 witir dalam semalam.” (Ditanda-tangani oleh Syekh Abdul Aziz bin Baz – ketua)
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/tahajud-setelah-tarawih/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«

̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Sikatan Dengan Odol/Pasta Gigi Saat Berpuasa

BBG Al Ilmu – 319

Pertanyaan:
Sikat gigi menggunakan odol apa membatalkan puasa ?

Jawaban:
Pertanyaan yang serupa juga pernah disampaikan kepada Syaikh Muhammad bin Shalih al- Utsaimin rahimahullah, “Apa hukum menggunakan pasta gigi bagi orang yang berpuasa di siang hari bulan Ramadan?”

Beliau menjelaskan, “Penggunaan pasta gigi bagi orang yang sedang berpuasa tidaklah mengapa jika pasta gigi tersebut tidak sampai masuk ke dalam tubuhnya (tidak sampai ia telan, pen). Akan tetapi, yang lebih utama adalah tidak menggunakannya karena pada pasta gigi terdapat rasa yang begitu kuat yang bisa jadi masuk ke dalam perut seseorang tanpa dia sadari. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Laqith bin Shobroh,

بَالِغْ فِى الاِسْتِنْشَاقِ إِلاَّ أَنْ تَكُونَ صَائِمًا

“Bersungguh-sungguhlah dalam beristinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung), kecuali bila engkau sedang berpuasa.” (HR.
Abu Daud no. 2366. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dengan demikian, yang lebih utama bagi orang yang sedang berpuasa adalah tidak menggunakan pasta gigi. Waktu untuk menggunakan pasta gigi sebenarnya masih bisa di waktu lainnya. Jika orang yang berpuasa tersebut tidak menggunakan pasta gigi hingga waktu berbuka, maka berarti dia telah menjaga dirinya dari perkara yang dikhawatirkan merusak ibadah puasanya.”
(Fatawa Ramadhan, Juz 2, nomor fatwa. 446, hlm. 496)

Sumber:
http://muslimah.or.id/fikih/menyikat-gigi-tanpa-pasta-gigi-saat-berpuasa.html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«

̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tunaikan Hak-Hak Ramadhan

 Bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba bulan penuh keberkahan didalamnya, sebagai ladang amal bagi seorang hamba
utk membersihkan hati dari noda&dosa

Maka tunaikanlah hak2 Ramadhan baik secara ucapan maupun perbuatan
Dan ambillah bekalmu utk hari kebangkitan

Barangsiapa menanam benih&tidak menyiraminya
Maka dia telah berniat utk merugi di hari panennya

Betapa banyaknya manusia yg berharap bertemu Ramadhan, tetapi harapannya tak kunjung menghampirinya, bahkan ia sudah berada dalam kegelapan kubur sebelum ia menemui Ramadhan

Betapa banyaknya manusia yg ingin menjumpai hari2 esoknya, tapi ia tdk dapat menjumpainya

Sekiranya kita mengetahui ajal kita, niscaya niscaya kita akan bersemangat dalam beramal

Wahai manusia yg belum puas atas perbuatan dosa&maksiat pada Bulan Rajab
hingga ia masih bermaksiat pada Rabbnya pada Bulan Sya’ban..

Telah dtg Bulan Ramadhan bulan yg penuh keberkahan dalamnya,
Maka jgn kamu jadikan pula Ramadhan itu sebagai bulan kemaksiatan

Wahai saudara-saudariku..
Bacalah Al-Qur’an dgn penuh kesungguhan
Karena sesungguhnya bulan tersebut adalah bulan Al-Qur’an

Bawalah dirimu mengharap keselamatan
Kalau tdk maka dirimu akan binasa..

Berapa banyak engkau mengetahui orang yg dahulunya berpuasa
diantara keluarga, tetangga&saudaramu
Namun kematiannya telah menyirnakan mereka&tersisa dirimu sendiri

Wahai saudara-saudaraiku..Betapa dekatnya sesuatu yg (dikira) jauh dari sesuatu yg dekat

Betapa banyak manusia yg bangga dgn pakaian yg telah mereka siapkan menghadapi lebaran kelak..
Namun ternyata esokan harinya ajalnya pun mendahuluinya serta persiapannya pun berubah menjadi mepersiapkan kain kafan

Wahai saudara-saudariku..
Sampai kapankah manusia itu akan menghiasi tempat tinggalnya (di dunia)??
Padahal tempat kembali bagi manusia itu adalah alam kubur

Semoga ALLAH mengampuni perbuatan dosa&maksiat kita semua

(Majalis Ramadhaniyah: By Ahmad Abdurrahman Alkus, PIA)
(dgn sdikit perubahan oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى )

Tj Do’a Minta Keturunan

230. BBG Al Ilmu – 383

Pertanyaan:
Ada temen ana minta doa untuk segera punya anak/momongan, mohon dibantu ya ustadz

Jawaban:
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ketika ditanya, bolehkah orang yang lama tidak dikaruniai anak memohon kepada Allah dengan doa Nabi Zakariya as di surat Al-Anbiya.(ayat 89-90) ?

Beliau (syaikh bin Baz) rahimahullah menjawab:

“Tidak masalah melantunkan doa seperti yang disebutkan. Dan jika dia berdoa dengan selain teks ini, seperti membaca :

اللهم ارزقني ذرية طيبة ، اللهم هب لي ذرية صالحة

“Ya Allah, berilah aku keturunan yang baik, anugrehkanlah aku keturunan yang shaleh.”

Atau doa-doa yang semisal, semuanya baik. Contoh doa lainnya adalah firman Allah;

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ

“Ya Allah, anugrahkanlah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Memperkenankan Doa.” (QS. Ali Imran: 38)

(Majmu’ Fatawa Ibnu Baz 8:423).

Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/doa-dan-tips-agar-dikaruniai-anak/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Perbedaan Awal Ramadhan

229. BBG Al Ilmu – 271

Pertanyaan:
Mau tanya, Kenapa kok hanya Puasa Romadhon saja yg dilihat dg hilal tetapi puasa tengah bulan atau solal Fardu dg Hisap, soalnya banyak surat2 AL Quran yg menunjukkan kita wajib  berpengetauhan dan lebih aneh lagi Saudi Arabiah Puasa tgl 9 padahal beda dgn ind cuma 4 jam dan kita lebih dulu, Malasia & singapura tgl 9 , bagaimana dengan penjelasan ini? Syukron

Jawaban:
Mengenai penentuan awal Ramadhan dan pemakaian hisab dalam penetuan penanggalan telah jelas disampaikan dalam beberapa hadits shahih diantaranya:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,:
”Sesungguhnya kami adalah umat ummiyah. Kami tidak mengenal kitabah (tulis-menulis) dan tidak pula mengenal hisab (ilmu nujum/astronomi). Bulan itu seperti ini (beliau berisyarat dgn bilangan 29) dan seperti ini (beliau berisyarat dgn bilangan 30). [HR. Bukhari no. 1913 dan Muslim no. 1080, dari ‘Abdullah bin ‘Umar]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam brsabda:

“Berpuasalah kalian karena melihatnya (hilal) dan berbukalah karena melihatnya (hilal bulan Syawal). Jika kalian terhalang awan, maka sempurnakanlah Sya’ban tiga puluh hari.” (HSR. Bukhari 4/106, dan Muslim 1081 Dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu)

Untuk lengkapnya, silahkan buka: https://bbg-alilmu.com/archives/2567

Untuk tahun 2013, Saudi dan hampir semua negara jazirah Arab, Malaysia, Singapore, dll, mulai puasa tanggal 10 Juli bukan 9 Juli. Mengenai kenapa terjadi perbedaan, kami persilahkan membuka link berikut (pakar astronomi depag):

Akar Masalah Perbedaan Penetapan Muhammadiyah: Kasus Ramadhan 1434/2013

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Seputar Tahlilan

228. BBG Al Ilmu – 271

Pertanyaan:
Bagaimana kita menyikapi tuduhan wahabbi sesat berkaitan dengan larangan tahlilan ? bukankah tahlilan tidak ada perintah dari Rasulullah ?

Jawaban:
Orang-orang yang melarang tahlilan biasanya langsung dikatakan “Dasar wahabi” dan para pelaku acara tahlilan mengaku-ngaku bahwa mereka bermadzhab syafi’i. Yang perlu diketahui seluruh kaum muslimin di negara ini adalah ternyata para ulama besar dari madzhab Syafi’iyah telah mengingkari acara tahlilan, dan menganggap acara tersebut sebagai bid’ah yang mungkar, atau minimal bid’ah yang makruh. Kalau begitu para ulama syafi’yah seperti Al-Imam Asy-Syafii dan Al-Imam An-Nawawi dan yang lainnya adalah wahabi ?

Al-Imam Asy-Syafi’iy di kitabnya ‘Al-Um” (I/318) mengatakan:

“Aku benci al ma’tam yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan, karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan”

Perkataan imam kita diatas jelas sekali yang tidak bisa dita’wil atau ditafsirkan kepada arti dan makna lain kecuali bahwa beliau dengan tegas mengharamkan berkumpul-kumpul dirumah keluarga/ahli mayit. Ini baru berkumpul saja, bagaimana kalau disertai dengan apa yang kita namakan disini sebagai Tahlilan ?”

Untuk pembahasan lengkapnya dan dikarenakan keterbatasan ruang, kami dengan hormat mempersilahkan penanya dan para pembaca sekalian untuk membuka link berikut:
http://almanhaj.or.id/content/2272/slash/0/tahlilan-selamatan-kematian-adalah-bidah-munkar-dengan-ijma-para-shahabat-dan-seluruh-ulama-islam/

http://www.firanda.com/index.php/artikel/fiqh/408-tahlilan-adalah-bid-ah-menurut-madzhab-syafi-i

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Shalat Sunnah Lagi Setelah Shalat Tarawih

227. BBG Al Ilmu – 199

Pertanyaan:
Pak Ustad, saya mau tanya. Ada beberapa pendapat bahwa sholat malam tahajud tidak perlu didirikan lagi karena sudah ada sholat tarawih. Dan ada juga jika kita melakukan sholat tarawih di masjid, dan jika mau mendirikan sholat tahajud maka sholat witir didirikan setelah sholat tahajud tsb. Jika sholat witir sudah didirikan maka sholat tahajud tidak perlu didirikan lagi.
Mana yang tepat, mohon saran dan masukannya.

Jawaban:
Diperbolehkan bagi orang yang sudah melaksanakan shalat tarawih untuk menambah shalat malam dengan shalat tahajud. Hanya saja, kami menyarankan dua hal:

Pertama:
hendaknya ikut imam sampai selesai, dan jangan pulang sebelum imam melakukan witir. Tujuannya, agar kita mendapatkan keutamaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadis berikut,

“Siapa saja yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.” (H.R. Abu Daud dan Turmudzi; dinilai
shahih oleh Al-Albani)

Kedua:
tidak boleh melakukan witir dua kali. Jika sudah witir bersama imam maka ketika tahajud tidak boleh witir lagi. Ini berdasarkan
hadis,“Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.” (H.R. Abu Daud; dinilai shahih oleh Al-Albani)

Dalam Fatwa Lajnah Daimah (6:45) disebutkan, “Jika Anda shalat tarawih bersama imam maka yang lebih utama adalah melakukan witir bersama imam, agar mendapatkan pahala sempurna, sebagaimana disebutkan dalam hadis,
‘Barang siapa yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama
imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.’ (H.R. Abu Daud dan Turmudzi).

Jika Anda bangun di akhir malam dan ingin menambah shalat maka silakan shalat sesuai keinginan, namun tanpa witir, karena tidak ada 2 witir dalam semalam.” (Ditanda-tangani oleh Syekh Abdul Aziz bin Baz – ketua)
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/tahajud-setelah-tarawih/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Menebar Cahaya Sunnah