simak haditsnya berikut ini yang disampaikan oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى


simak haditsnya berikut ini yang disampaikan oleh Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى




REVISI
Sehubungan dengan :
– adanya perbedaan (hasil rukyatul hilal dan hisab) terkait awal bulan Al Muharrom 1446 Hijriyah,
– bahwa sidang isbat oleh pemerintah hanya untuk menentukan awal bulan Ramadhan, Syawwal dan Dzulhijjah (terkait Idul Adha), sedangkan untuk bulan-bulan hijriyah lainnya seperti Al Muharrom, pemerintah tidak secara khusus mengadakan sidang isbat
– penjelasan para ulama tentang rukyatul hilal
maka dengan ini kami posting REVISI terhadap informasi kami sebelumnya, yang mana revisi ini mengikuti hasil rukyatul hilal, wallaahu Ta’ala a’lam.
=======
Terkait revisi jadwal puasa Asyuro dan Ayyaamul Biidh di bulan Al Muharrom 1446, berikut ini ada tambahan dari Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى dan Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى via Al Fawaid
1. Sebagaimana hadits, untuk mengikuti rukyatul hilal.
Dikarenakan pemerintah, untuk bulan al muharrom, tidak melaksanakan rukyat, dan juga tidak menetapkan untuk wajib mengikuti putusan tentang awal bulan (al muharrom), maka ikuti rukyatul hilal.
2. Sebaiknya tetap, untuk kehati-hatian, berpuasa di 2 hari, (yaitu) tanggal 9 al muharrom dan tanggal 10 al muharrom (16-17 juli)
Wallaahu Ta’ala a’lam

“Apakah sholat Id (Idul fithri & Idul adha) atau sholat Istisqo bisa menggantikan sholat dhuha ataukah tidak..?”
JAWAB (Fatwa Lajnah no. 6936) :
“Sholat Id dan Istisqo tidak bisa menggantikan sholat dhuha..”
sholat Id dan sholat dhuha tidak bisa saling menggantikan, maka kerjakanlah masing-masing sholat secara terpisah, wallahu a’lam.


Malam Selasa – 29 Ramadhan / 08 April

Malam Senin – 28 Ramadhan / 07 April

Malam Ahad – 27 Ramadhan / 06 April

Malam Sabtu – 26 Ramadhan / 05 April
