“Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia akan menolongnya dengan waktu dan menjadikan waktunya membantu dirinya.. Dan jika Allah menghendaki keburukan baginya, maka Dia akan menjadikan waktunya merugikan dirinya dan yang menyengsarakan dirinya adalah waktunya..”
“Jika engkau merasakan kerasnya hatimu, lemahnya badanmu dan sempitnya rezekimu, maka ketahuilah bahwa itu sebabnya karena engkau telah berbicara dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bagimu..”
“Orang yang busuk akan terpancar dari hatinya kebusukan melalui lisan dan anggota badannya.. sedangkan orang yang baik akan terpancar kebaikan dari lisan dan anggota badannya pula..”
“Para sahabat memahami bahwa mereka harus saling berlomba untuk meraih kemuliaan di surga. Mereka berusaha menjadi terdepan untuk menggapai derajat yang mulia tersebut. Oleh karena itu, jika di antara mereka melihat orang lain mendahului mereka dalam beramal, mereka pun bersedih karena telah kalah dalam hal itu..
Inilah bukti bahwa mereka berlomba untuk menjadi yang terdepan..”
إن الدنيا نذالة هي إلى كل نذل أميل، وأنذل منها من أخذها بغير حقها، وطلبها بغير وجهها، ووضعها في غير سبلها
“Sesungguhnya dunia itu hina dan senantiasa condong pada setiap kehinaan. Dan yang lebih hina dari dunia adalah orang yang mengambilnya tanpa hak, dan mencarinya di luar cara yang dibenarkan, serta memosisikan dunia tidak sebagaimana mestinya.”
(Shifatush Shofwah, II/81)
Diterjemahkan oleh, Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.
Dari kitab yang berjudul “At Takfiir wa Dhowabithhu“, tentang Kaidah-Kaidah Dalam Pengkafiran, ditulis oleh Syaikh DR. Ibrahim ar-Ruhaili, حفظه الله تعالى.
. PEMBAHASAN SEBELUMNYA (Hakikat Iman Menurut Firqoh-Firqoh Menyimpang #3) bisa di baca di SINI
=======
. 🌿 Sebab Munculnya Pengkafiran Tanpa Haq Dalam Ummat Islam 🌿
Kita lanjutkan At Takfiir wa Dhowabithhu.. Kemudian Beliau menyebutkan.. Sebab-sebab munculnya kafir mengkafirkan dengan tanpa haq dalam ummat Islam.
1⃣ KEBODOHAN TERHADAP AGAMA DAN TERHADAP DALIL-DALIL AGAMA DAN TATA CARA MEMAHAMINYA
Maka kata Beliau: “Kebutuhan terhadap agama Allah sebab yang paling besar, yang menjadikan seseorang jatuh kepada mengkafirkan kaum muslimin dengan tanpa haq, dengan tanpa burhan.”
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata:
وهذه الطر يقة التي سلكها هذا وأمثاله هي طريقة أهل البدع , الذين يجمعون بين الجهل والظلم ، فيبتدعون بدعة مخالفة للكتاب والسنة وإجهاع الأمة
“Tata cara yang dilalui oleh orang ini dan yang semisalnya dari ahli bid’ah, yaitu mengumpulkan antara kebodohan dengan kezholiman, sehingga merekapun membuat-buat Bid’ah yang menyelisihi AlQur’an, sunnah dan ijma’, dan mengkafirkan orang yang tidak setuju dengan kebid’ahan mereka”
2⃣ MENGIKUTI HAWA NAFSU DAN BERPALING DARI NASH.
Maka orang-orang yang suka mengkafirkan dengan tanpa haq itu, tidak mau merujuk kepada dalil yang shohih dan shorih. Akan tetapi mereka berusaha mencari-cari dalil yang sesuai dengan hawa nafsu mereka, yang mencari-cari dalil-dalil yang sifatnya mutasyaabihat, yang bisa dipelintirkan sesuai dengan keinginan mereka.
3⃣ PENAFSIRAN YANG RUSAK, YANG DISESUAIKAN DENGAN HAWA NAFSU MEREKA.
Kata Beliau: “Ta’wil atau penafsiran yang rusak terhadap nash adalah sebab yang hakiki, yang memunculkan pengkafiran kepada kaum muslimin dengan tanpa haq. Bahkan para Ulama menganggap bahwa ta’wil seperti ini sebab segala macam munculnya keburukan dan fitnah dalam ummat Islam.”
Ibnul Qoyyim berkata, “Kesimpulannya, perpecahannya ahli kitab, perpecahan ummat Islam menjadi 73 golongan, itu sebabnya adalah ta’wil. Demikian pula masuknya musuh-musuh Islam kedalam Islam dari kalangan para ahli filsafat, orang-orang Qoromithoh, orang-orang Batiniyah, Isma’iliyah, Nasiriyah, itu dari pintu ta’wil ini, menafsirkan dengan penafsiran yang rusak sesuai dengan keinginan mereka. Bahkan berbagai macam bencana yang menimpa Islam, yaitu akibat daripada ta’wil yang rusak tersebut.”
Disini Ibnul Qoyyim menyebutkan bahwa ta’wil yang rusak itu sebab berbagai macam keburukan. Makanya orang Khowarij, kesesatan mereka karena apa ? Menta’wil ayat-ayat sesuai dengan hawa nafsu mereka.
Addhohak berkata, “Orang-orang nahrowan (yaitu khowarij), mereka menafsirkan ayat-ayat dari Alqur’an yang harusnya itu untuk ahli kitab, tapi kemudian dijadikan untuk kaum muslimin, akhirnya dihukumi sama, yaitu dikafirkan.
Demikian pula orang-orang syi’ah mencari-cari dalil sesuai dengan keinginan mereka lalu ditafsirkan sesuai dengan keinginan mereka, orang-orang batiniyah, bahkan dizaman sekarang orang-orang liberal pun demikian, mereka mencari ayat yang kira-kira mendukung pendapat mereka, menta’wil dan ditafsir sesuai dengan pemahaman mereka, ini merupakan sebab utama munculnya berbagai macam kesesatan, kebodohan.”
4⃣ ADANYA TALBIS IBLIS.
Dimana iblis berusaha untuk mengindahkan perbuatan mereka yang rusak tersebut dengan berbagai macam alasan-alasan yang dibuat-buat oleh iblis dan bala tentaranya.
Makanya ‘Ali bin Abi Tholib berkata kepada orang-orang khowarij setelah Beliau memerangi mereka, “Celaka untuk kalian ini. Sungguh telah memberikan mudhorot kalian, orang yang telah menipu kalian.”
Para sahabat berkata, “wahai amirul mkmniin.. siapa yang menipu mereka ?” kata ‘Ali, “syaiton yang menipu mereka”
Wallahu a’lam 🌼 . Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.
.
Dari pembahasan Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى . PEMBAHASAN SEBELUMNYA – Anjuran Untuk Banyak Berdo’a Di Hari Jum’at – bisa di baca di SINI
“Sesungguhnya diantara hari-hari yang paling utama kalian adalah hari jum’at, dihari itu Nabi Adam diciptakan, dihari itu beliau diwafatkan dihari jum’at juga ditiupkan sangkakala, dihari jum’at juga terjadi dimatikan manusia tiupan kedua maka perbanyaklah bersholawat kepadaku padanya karena sholawat kalian akan ditampakkan kepadaku,” kemudian para sahabat bertanya, “yaa Rosulullah bagaimana sholawat kami akan diperlihatkan kepada engkau sementara engkau telah menjadi tulang belulang ?” Maka Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “sesungguhnya Allah Subhaana Wa Ta’ala mengharamkan atas bumi untuk memakan jasad para Nabi” [HR Abu Daud, Ibnu Majah, An Nasa’i dan lainnya]
⚉ Dari Anas ia berkata, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,
“Perbanyaklah bersholawat padaku hari jum’at dan malam jum’at maka siapa yang sholawat kepadaku sekali, Allah akan bersholawat untuknya 10x” [HR. Imam Baihaqi dan lainnya]
Dua hadits ini menunjukkan dianjurkan banyak bersholawat di hari jum’at dan di malam jum’at.
➡️ Disunahkan membaca surat Al Kahfi dihari jum’at atau malamnya.
⚉ Dari Sa’id Al Kudri bahwa Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,
“siapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam jum’at maka akan menerangi untuknya dari cahaya antara ia dengan Baitul ‘atiq” [HR Ad Darimy]
Memang terjadi ikhtilaf para ulama tentang lafadz “hari jum’at” karena riwayat yang shohih adalah tanpa menyebutkan “hari jum’at” sebatas keutamaan membaca surat Al Kahfi, namun banyak ulama menyebutkan bahwa lafadz “hari jum’at” ini termasuk lafadz yang bisa diterima artinya tambahan dari perawi yang tsiqoh sebagaimana pendapat Ibnu Hajar al Atsqolani dan lainnya.
.
. Wallahu a’lam 🌻
. Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
.
. Dari Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى
.
. ARTIKEL TERKAIT Pembahasan Fiqih Mausu’ah Muyassaroh…
.
. WAG Al Fawaid Al Ilmiyyah
Shubuh ini, imam masjid tempat saya sholat, pada rakaat pertama membaca surat At Thooriq, tatkala sampai pada penghujung surat, entah mengapa jiwa saya begitu bergetar mendengar suara imam membaca ayat berikut:
“Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.”(Ath Thooriq : 15-17)
Subhanallah, barangkali anda merasa aman karena berhasil mendiskreditkan Islam dan ummat Islam, sehingga anda mendapat keuntungan materi, atau keuntungan dunia fana lainnya.
Atau dengan ulah anda, keuntungan anda semakin melimpah, karir anda melejit, namun selama-lama anda bisa malang melintang di dunia ini, pastilah esok hari anda harus pasrah pada keperkasaan utusan Allah, yaitu Malaikat Maut.
Bayangkan perasaan anda saat menjalani kepastian itu, tanpa ada jabatan, harta atau kolega yang bisa menolong anda.
Percayalah, cepat atau lambat Allah pasti membalas ulah dan kelakuan anda.
Allahu Akbar !
Ditulis oleh, Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى
“Sungguh, seorang hamba akan mati sebagaimana kebiasaan hidupnya .. dan dia akan dibangkitkan sebagaimana matinya”
[Miftahu Daris Sa’aadah 1/94].
Intinya: keadaan kita di akherat nanti, sesuai keadaan kita di dunia ini .. karena kita dibangkitkan sesuai keadaan kita saat mati .. dan keadaan kita saat mati sesuai kebiasaan hidup kita saat ini.
Ditulis oleh,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى
Wahai kaum wanita, saat ini anda bisa saja berkata: ‘nasib oh nasib, punya laki kayak gini.. mimpi buruk apa ya aku dulu..?’
‘Udah duitnya seret, ngomel terus, mana ndak cakep, kentutnya bau lagi..’
Wahai kaum istri, keep calm please..
Coba untuk sejenak anda menjawab pertanyaan berikut:
‘Siapa yang lebih buruk, suamimu atau Fir’aun..?’
Namun demikian sejelek apapun Fir’aun ternyata tidak menghalangi istrinya yaitu Asiyah bintu Muzahim menjadi wanita penghuni surga. Bahkan kisah dan ketegaran batinnya diabadikan dalam Al Qur’an.
“Dan Allah membuat isteri Fir’aun sebagai perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Robbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam Firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zholim..” ( At Tahrim 11)
Percayalah saudari, kalau anda mendambakan kebahagiaan, percayalah bahwa kebahagian itu hanya Allah yang punya, bila anda beriman dengan baik, pasti anda bahagia, sebagaimana Asiyah bintu Muzahim bisa tetap berbahagia walau suaminya adalah manusia paling jahat di dunia.
Saudariku ! Selama anda mengharapkan kebahagiaan dari suami anda, niscaya anda kecewa dan menderita.
Namun setiap kali anda fokus menunaikan tugas dan kewajiban anda sebagai istri, sedangkan hak dan kebahagian hidup anda, hanya anda pinta kepada Allah Yang Maha Kuasa, niscaya anda bahagia, siapapun suami anda.
Bila anda berkata: ‘kok bisa ya wanita sholehah dinikahi lelaki jahat seperti itu..?’
Ya.. untuk membuktikan dan menguji kekuatan iman Asiyah bintu Muzahim, karena kalau tanpa ujian, niscaya kesempurnaan iman beliau tidak terbukti.
Terlebih bagi saya dan juga anda, sehingga bisa jadi anda akan bertanya: ‘apa hebatnya dia sehingga kita dianjurkan meneladaninya dan dia dimasukkan ke dalam surga..?’
Nabi Muhammad Shollallahu ’alaihi wasallam bersabda :
“إن عظم الجزاء مع عظم البلاء ، وإن الله تعالى إذا أحب قوما ابتلاهم، فمن رضي فله الرضا، ومن سخط فله السخط ” حسنه الترمذي.
“Sesungguhnya besarnya pahala itu setimpal dengan besarnya ujian, dan sesungguhnya jika Allah Ta’ala mencintai suatu kaum, maka Ia akan mengujinya..
Barang siapa yang ridho dengan ujian itu maka baginya keridhoan Allah, dan barang siapa yang marah/benci kepada ujian tersebut, maka baginya kemurkaan Allah..” (At Tirmizi)
Jadi suamimu kayak gitu.. karena Allah sayang kepadamu, agar engkau bisa berjiwa besar, dan dapat pahala besar.
Selamat mencoba, semoga bahagia selalu bersamanya.
Ditulis oleh, Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى .