All posts by BBG Al Ilmu

Titipan Ini Harus Dikembalikan Dalam Keadaan Bersih…

Saudaraku… Ketahuilah bahwa tubuh atau badan kita ini adalah milik Allah yang di titipkan kepada kita…

Dahulu tatkala Pemiliknya menitipkan tubuh ini ke kita, Dia titipkan dalam keadaan bersih dan suci…

Ketahuilah suatu saat… Pasti pemiliknya akan mengambilnya kembali… Dia mewajibkan untuk di kembalikan dalam keadaan bersih bukan dalam keadaan kotor…

JANGAN TERLAMBAT…

Mebersihkan jiwa raga di dunia lebih mudah dari pada harus di bersihkan oleh pemiliknya di akhirat… (dengan bara api neraka)

BAHAGIALAH YANG SUKA MEMBERSIHKAN DIRINYA…

(قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا)

“sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu”
[Surat Ash-Shams 9]

KOTORAN APA YANG HARUS DI BERSIHKAN… ?

1. KESYIRIKAN : Beribadah dan menghambakan diri kpd selain Allah… Dan beragama tidak dengan agama Allah (islam)

2. BID’AH : Mengamalkan tuntunan agama yang tidak pernah datang dari Allah dan Rosulnya dengan mengada-adakan perkara ibadah baru dalam agama.

3. MAKSIAT : Mengikuti hawa nafsu dan syahwat untuk kesenangan dunia dengan melanggar larangan Allah (zina,riba, khomer,musik, korupsi, mencuri dll)

INILAH 2 ALAT PEMBERSIHNYA…

1. ILMU YANG MANFAAT

Yaitu ilmu yg murni datang dari Allah dan RosulNya melalui Al-Qur’an dan hadits

INILAH KABARNYA:

(هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ)

“Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata”
[Surat Al-Jumu’ah 2]

2. AMAL SHALIH

Mengamalkan ilmu dengan istiqomah melakukan ibadah dan ketaatan kepada Allah ta’ala.

INILAH KABARNYA…

(إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ۚ ذَٰلِكَ ذِكْرَىٰ لِلذَّاكِرِينَ)

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”.
[Surat Hud 114]

SEMOGA KITA SENANTIASA DI MUDAHKAN UNTUK MEMBERSIHKAN DIRI KITA…

Abu Ismail Fakhruddin Nu’man,. حفظه الله 

Yang Terbaik Dan Yang Terlupakan

“Dan sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan ALLAH, Al Muharrom”
Sabda yang disampaikan Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dalam riwayat Imam Muslim.

Puasa sunnah bulan Al Muharrom adalah amalan yang disunnahkan oleh Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-, namun sayangnya ia sering terlupakan, banyak orang tidak sadar bahwa di bulan Al Muharrom inilah bulan terbaik untuk berpuasa sunnah.

Setiap hari dari bulan ini dapat kita isi dengan berpuasa (*). Banyak ulama yang menganjurkan kita berpuasa di mayoritas hari-harinya bahkan sebulan penuh bagi yang sanggup (**).

Bagi yang sanggup berpuasa 29 hari, silahkan.
Bagi yang sanggup berpuasa 28 hari, silahkan.
Bagi yang sanggup berpuasa 27 hari, silahkan.
Begitu seterusnya, dan minimal ia berpuasa pada tanggal 10, atau 9 dan 10 atau 9,10,11 (***).

Catatkan diri anda sebagai penghidup sunnah Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dengan memperbanyak puasa di bulan ini sesuai kemampuan anda, dan niatkan berpuasa sunnah di bulan Al Muharrom.

Selamat berpuasa.

Muhammad Nuzul Dzikri,  حفظه الله تعالى

* Syarh Zaadul Mustaqni’ li Syinqiithii.

** Al Majmu’ Imam Nawawi 6/387, Al Fatawa Ibnu Hajar Al Haitami 2/54, Al Mubdi’ Ibnu Muflih 3/54, Fatwa Syeikh bin Baz, Fatwa Syeikh Shalih Al ‘Utsaimin, Fatwa Syaikh Shalih Fauzan, Fatwa Syaikh Sa’ad Asy Syatsri, Fatwa Syaikh Muhammad Al Mukhtar Asy Syinqiithii.

*** Terjadi khilaf diantara ulama tentang hari puasa yang ditekankan di bulan Al Muharrom, apakah 2 hari (9,10 atau 10,11) atau 3 hari (9,10,11).

Keunggulan Shahih Bukhari di Atas Shahih Muslim…

Al Hafidz ibnu Hajar Al Asqolani menyebutkan 6 keunggulan shahih Bukhari di atas shahih Muslim. yaitu:

1. Ada 430 lebih perawi yang bersendirian imam Bukhari dalam meriwayatkannya. Yang diperbincangkan akan kelemahannya hanya 80 orang lebih. Sedang jumlah perawi yang imam Muslim bersendirian mengeluarkannya ada 620 orang dan yang diperbincangkan ada 160 orang. Tidak ragu lagi bahwa meriwayatkan perawi yang tidak diperbincangkan sama sekali lebih baik dari meriwayatkan perawi yang diperbincangkan.

2. Perawi perawi Bukhari yang diperbincangkan tersebut tidak sering diriwayatkan oleh Bukhari hadits hadits mereka kecuali naskah Ikrimah dari ibnu Abbas.
Berbeda dengan Muslim. Ia sering meriwayatkan hadits perawi perawinya yang diperbincangkan kelemahannya. Seperti periwayatan AbuZubair dari Jabir, Suhail dari ayahnya dan sebagainya.

3. Perawi perawi Bukhari yang diperbincangkan tersebut kebanyakan adalah guru langsung imam Bukhari yang beliau telah mengetahui betul hadits haditsnya dan memilahnya antara yang shahih dan yang tidak.
Berbeda dengan Muslim. Kebanyakan perawinya yang diperbincangkan tersebut adalah dari kalangan tabi’in dan setelahnya yang tentunya imam Muslim tidak sezaman dengannya.

4. Imam Bukhari meriwayatkan perawi perawi tingkatan kedua dengan dipilih pilih. Sedang Muslim meriwayatkan mereka sebagai pokok sebagaimana dikatakan oleh Abu Bakr Al Hazimi.

5. Bukhari mensyaratkan seorang perawi harus benar benar bertemu dengan gurunya dalam isnad yang mu’an’an. Sedangkan Muslim hanya mencukupkan sezaman antara murid dan guru dan ada kemungkinan bertemu. Walaupun pendapat Muslim bisa diterima namun tentu syarat Bukhari lebih kuat.

6. Hadits hadits shahih Bukhari dan Muslim yang dikritik oleh para ulama seperti imam Ad Daroquthni semuanya berjumlah 210 hadits. 80 kurang dalam shahih Bukhari dan selebihnya dalam shahih Muslim. Tentu yang lebih sedikit dikritik hadits haditsnya lebih baik dari yang lebih banyak dikritik.

Badru Salam,  حفظه الله تعالى

Baca artikel terkait sebelumnya : Hadits Lemah…