375. BBG Al Ilmu – 199
Pertanyaan:
Apakah boleh mengucapkan “kullu ‘amin wa antum bi khairin” pada hari raya dan bagaimana dengan ucapan “minal aidin wal faizin” ? Mohon penjelasannya.
Jawaban:
Syekh Ali bin Hasan Al-Halabi mengatakan (Ahkamul Idain, hlm. 62),
“…Adapun ucapan sebagian orang, ‘Kullu ‘amin wa antum bi khairin‘ atau semacamnya adalah ucapan yang tertolak, tidak bisa diterima. Bahkan, ini termasuk dalam larangan dalam firman Allah:
‘Apakah kalian hendak mengganti sesuatu yang baik dengan sesuatu yang lebih buruk ?‘”
Yang semisal dengan ini adalah ucapan yang tersebar di Indonesia, “Minal aidin wal faizin.” Ucapan ini tidak diriwayatkan dari para sahabat maupun ulama setelahnya. Ini hanyalah ucapan penyair di masa periode Al-Andalusi, yang bernama “Shafiyuddin Al-Huli”, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengkisahkan dendang wanita di hari raya. (Dawawin Asy-Syi’ri Al-’Arabi ‘ala Marri Al-Ushur, 19:182)
Oleh karena itu, tidak selayaknya semacam ini diikuti dan dijadikan kebiasaan.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/ucapan-selamat-idul-fitri/
»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶