All posts by BBG Al Ilmu

Larilah Sekencang Mungkin

Syeikh Utsaimin -rohimahulloh- mengatakan:

“Jika kamu melihat saudaramu suka mendebat dan membantah saat kebenaran telah jelas, tapi dia tidak mengikuti kebenaran itu, maka LARILAH kamu darinya seperti ketika kamu lari dari singa, dan katakan kepadanya; aku tidak memiliki kecuali kebenaran yang telah ku katakan kepadamu.”

[Syarah Hilyah Tholibil ‘Ilm, hal: 26].

———–

Selamatkan diri… Dengan tetap menjaga sikap dan kata-kata yang baik… Dan tetap menyampaikan yang benar kepada orang tersebut.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da1309162038

Ujian Pasti Menerpa

ada seorang ibu berkata..
saya sudah sholat, sedekah, puasa, zakat..
sayapun telah meninggalkan larangan..
tapi mengapa kesempitan hidup masih tetap menghimpit..
mengapa ujian terus bertubi tubi menimpa..

saya hanya bisa menjawab..
ibu.. apakah selama ini ibu beribadah agar tidak diuji..
tidak mungkin..
karena Allah berfirman..
“alif laam miim..
apakah manusia mengira akan dibiarkan berkata kami beriman sementara ia tidak diuji…?”
(al ankabut ayat 1)

ibadah yang kita lakukan adalah untuk mengokohkan hati..
bukan untuk menepis ujian..
karena ujian pasti menerpa kehidupan mukmin..
Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda..
“senantiasa ujian menimpa mukmin..
sampai ia berjumpa dengan Allah tanpa membawa dosa..”
(HR at-Tirmidzi, Ahmad)

Penulis, 
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

 

Pentingkanlah Akheratmu

Pentingkanlah akheratmu.. karena dunia ini bukanlah apa-apa..

=======

Syeikh Utsaimin -rohimahullah- mengatakan:

“Seorang yang cerdas, apabila dia membaca Quran dan berusaha menghayatinya, dia akan tahu nilai dunia ini, bahwa dunia ini bukanlah apa-apa, bahwa dunia ini ladang untuk akherat.

Maka, lihatlah apa yang telah kau tanam di dunia ini untuk akheratmu.

Jika engkau telah menanam kebaikan, maka berbahagialah dengan hasil panen yang akan membuatmu ridha.

Namun bila keadannya sebaliknya, berarti engkau telah rugi dunia akherat”.

[Syarah Riyadhus Sholihin 3/358]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da0110151313

Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi…

Hadits pertama:
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani berkata shohih – Shohihul Jami’ no. 6471)

Hadits kedua:
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani berkata shohih – Shohihul Jami’ no. 6470)

Mengisyaratkan bahwa surat Al Kahfi bisa dibaca selama 24 jam di hari Jum’at. Dimulai sejak terbenamnya matahari di hari Kamis, hingga ‘Ashar sebelum masuk Maghrib di hari Jum’at. Inilah salah satu amalan di hari Jum’at dan keutamaan yang sangat besar di dalamnya. Akankah kita melewatkan begitu saja..?

Aku Sangat Mencintaimu, Ya Rosulullah…

Ketika mereka mengajak untuk melestarikan ajaran nenek moyang, aku memilih melestarikan ajaran yang engkau bawa, karena menurutku engkaulah NENEK MOYANGKU yang paling mulia… engkaulah nenek moyang yang paling kucinta.

Ketika mereka mengajak untuk memuliakan kyai, sehingga seringkali mereka memelintir sabdamu agar sesuai dengan perkataan kyai… aku lebih memilih engkau sebagai MAHA KYAI, kubenarkan semua sabdamu, dan kuterima dengan apa adanya sebagaimana dipahami para sahabatmu… sungguh akan kuplintir perkataan siapapun yang menyelisihi sabdamu… karena sabdamu adalah barometer untuk perkataan semua kyai, siapapun dia dan darimanapun asalnya.

Ketika banyak kalangan menyuruh atau bahkan mengharuskan untuk menghidupkan tradisi dalam masyarakat… aku lebih memilih untuk menghidupkan TRADISI yang kau bawa, tradisi yang telah diperaktekkan oleh masyarakatmu, para sahabatmu… memang tradisi yang tidak bertentangan dengan tradisimu akan kutolerir… bukan aku membenci tradisi daerahku, tapi karena aku lebih mencintaimu dan tradisimu melebihi siapapun, melebihi tradisi manapun.

Ketika mereka mengajak beribadah dengan ritual sesepuh yang sudah mendarah daging… aku lebih memilih dan mencintai RITUAL ibadah yang kau ajarkan, tidak akan kutambah karena tidak mungkin aku atau siapapun lebih pintar darimu… dan tidak ingin kukurangi, karena itu akan mengurangi pahalaku… bahkan andai ritual ibadah sesepuh itu sudah mendarah daging pada diriku, aku rela untuk mengganti darah dan daging itu, karena aku memang sangat mencintaimu, engkaulah SESEPUHKU yang paling sempurna.

Ketika banyak orang merasa bangga dengan budaya barat, aku memilih untuk bangga dengan BUDAYAMU, karena budayamu itu mengumpulkan kesucian, kemuliaan, kewibawaan, keindahan, kebahagiaan, dan sifat penyempurna lainnya… aku mencintaimu, oleh karenanya aku merasa bangga dengan budayamu.

Saking besarnya cintaku kepadamu, aku ikrarkan sebagaimana perkataan para sahabatmu: “Demi engkau kurelakan bapak ibu kami sebagai tebusan“.

Semoga Allah meneguhkanku di atas jalanmu dan para sahabatmu… merekalah para salafku… hanya dengan itulah aku pantas berharap; semoga nanti dikumpulkan bersama mereka, di dalam FirdausNya, amin.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da140915-0634

Nasihati Aku.. Jangan Permalukan Aku

Syair Imam Syafi’i rohimahullah:

تعَمَّدْني بِنُصْحك فِي انفرادي *** وجَنِّبْني النصيحةَ في الجماعَةْ

فإنَّ النُّصحَ بين الناسِ نوعٌ *** من التوبيخ لا أرضَى اسْتِماعَهْ

وإنْ خالفْتَني وعصيْتَ قولي *** فلا تجزعْ إذا لم تُعطَ طاعَةْ

“Sengajalah menasehatiku saat ku sendiri.. jauhkan aku dari nasehat di depan khalayak ramai..
Karena nasehat di tengah manusia itu bentuk mempermalukan dan aku tidak rela untuk mendengarkan..
Dan jika perkataanku ini tidak engkau ikuti, maka jangan kaget bila nasehatmu tidak ditaati..”

(Diwan Imam Syafi’i, hal: 96)

Sekelas Imam Syafi’i rohimahullah saja, tidak mau mendengarkan nasehat yang disampaikan di hadapan manusia, maka bagaimana orang yang jauh di bawah beliau ketakwaan dan keikhlasannya, akan mau mendengarkannya ?

Sebagian orang menampakkan diri sebagai penasehat sebagai penjaga benteng agama sebagai orang yg peduli untuk menjaga masyarakat dari kesesatan,dst. Tapi sayang terselip di hati kecilnya, disengaja atau tidak, rasa ingin menjatuhkan saudaranya.

Wallahul musta’an.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da2403162113

NIKMAT Perusak Kenikmatan

Sobat ! Sadarkah anda bahwa setiap nikmat yang anda dapatkan menghancurkan nikmat lain yang lebih dahulu anda dapatkan..?

Ingat di saat anda memiliki sepeda..? Nikmat sepeda menjadikan anda lupa akan nikmat bisa berjalan kaki.

Selanjutnya, nikmat memiliki kendaraan menyebabkan anda lupa dan bahkan meremehkan nikmat bersepeda.

Nikmat makan sate menjadikan anda lupa dan bahkan meremehkan nikmat makan tempe.

Nikmat memiliki apartemen mewah menyebabkan anda memandang sebelah mata nikmat rumah tipe SS.

Sebaliknya juga demikian setiap derita menyebabkan anda lupa akan derita sebelumnya yang lebih ringan.

Di saat anda memiliki kendaraan butut, mungkin anda merasa menderita. Namun ternyata derita ini terlupakan ketika anda ditimpa derita lain semisal derita lumpuh atau derita menanti kendaraan umum yang tak kunjung datang sedangkan hujan lebat mulai membasahi tubuh anda .

Di saat makan berlaukkan tempe penyet, mungkin anda merasa menderita karena melihat orang lain mampu membeli dan menikmati sate.

Namun demikian derita ini sekejap akan terlupakan disaat anda benar-benar kelaparan namun tidak mendapatkan makanan apapun, walau hanya sepotong tempe.

Karena itu jadilah orang yang selalu cerdas dalam menyikapi setiap keadaan yang menimpa anda.

Di saat mendapat kenikmatan maka lihatlah orang yang ada dibawah anda, agar nikmat yang anda dapatkan semakin terasa nikmat dan tidak menghapuskan nikmat sebelumnya.

Dan sebaliknya, disaat ditimpa kesusahan juga demikian, lihatlah orang yang lebih susah dibanding anda agar kesusahan itu berubah dan terasa nikmatnya.

Inilah kunci hidup bahagia, sederhana bukan..?! 

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى

da2203151404

Hakikat Ujian

Dahulu..
Para shahabat Nabi diuji oleh Allah..

Disaat berihram, binatang buruan mendekat..
Amat mudah ditangkap tanpa susah payah..

Di zaman ini kita pun diuji..
Gambar telanjang dan video porno..
Amat mudah dibuka..
Melalui smartphone, komputer dan lainnya..

“Agar Allah mengetahui siapa yang takut kepadaNya di saat sendirian. barang siapa yang berbuat zalim setelah itu, maka baginya adzab yang pedih.” (Al Maidah: 94)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

da2608140636

Bagi Yang Ingin Istiqomah Dalam Kebaikan

Bagi yang ingin istiqomah dalam kebaikan…

Maka, hendaklah diantara target utamanya menjauhi teman buruk.

Ibrahim bin Adham pernah mengatakan:

“Barangsiapa ingin bertaubat… maka hendaklah dia meninggalkan pertemanannya dengan orang (buruk) yang dulu pernah menjadi temannya.

Jika tidak demikian, dia tidak akan dapat meraih (taubat) yang diinginkannya.”

[Tarikh Dimasyq, karya: Ibnu Asakir, 6/288]
——–

Teman buruk, bukan hanya pada hal-hal yang berhubungan dengan syahwat dan hawa nafsu…

Tapi teman buruk juga ada pada hal-hal yang bersifat syubhat, bid’ah, dan kesyirikan.

Maka, jangan dekati mereka lagi, kecuali bila engkau lebih kuat pengaruhnya terhadap mereka.

Gantilah dengan sahabat yang saleh dan bisa membawamu dan menguatkanmu di atas kebaikan.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da1604160954