Category Archives: Musyaffa’ Ad Dariny

Tak Seorangpun Mengetahui Apa Yang Akan Ia Lakukan Esok Hari

Selama engkau masih hidup ..

Jangan merasa aman dari fitnah
Jangan pula mencela orang karena maksiat.

Jangan heran dengan dosa yang orang lain lakukan.
Jangan pula merasa telah banyak melakukan amal kebaikan.

Karena Allah ta’ala telah berfirman yang artinya:

“Seseorang tidak tahu apa yang akan dia lakukan esok hari, dan seseorang tidak tahu di bumi mana dia akan mati..” [QS. Luqman: 34]

Mintalah kepada Allah ketetapan hati, ketepatan langkah, dan tauhid, sampai mati.
Serta ampunan dan masuk surga dari semua pintunya..

Penulis,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Yang Penting Berkahnya

Banyak orang mengatakan kepada anaknya, ‘aku ingin engkau jadi dokter, atau arsitek, atau pengusaha, atau ..’

Tapi siapa yang mengatakan kepada anaknya, ‘aku ingin engkau menjadi berkah dimanapun engkau berada..’

Sungguh ini sangat penting untuk direnungkan..!

Keberkahan adalah sesuatu yang sangat besar pengaruh baiknya pada sesuatu.

– bila berkah ada pada harta, ia akan memperbanyaknya,
– bila ada pada anak, ia akan men-sholih-kannya,
– bila ada pada badan, ia akan menguatkannya,
– bila ada pada waktu, ia akan memakmurkannya,
– bila ada pada hati, ia akan membahagiakannya.

Maka, banyaklah meminta keberkahan untuk harta, anak, waktu, dan nikmat Allah lainnya .. karena yang menjadi penentu bukanlah “banyaknya”, tapi “keberkahannya”.

Ya Allah .. jadikanlah kami orang-orang yang Engkau berkahi, amin

Penulis,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Pahala Amal Sholeh

Sebagian orang beranggapan bahwa pahala amal sholeh hanya akan dirasakan di akhirat.. Begitu pula akibat buruk dari dosa hanya akan dirasakan di hari kiamat.

Padahal sebenarnya,

– AMAL SHOLEH seorang mukmin akan mendatangkan kebaikan, baik ketika di dunia maupun saat di akhiratnya.

– Begitu pula KEMAKSIATAN akan mendatangkan keburukan, baik di dunia ini maupun di akhirat nanti.

—–

Renungkanlah dua firman Allah berikut ini:

“Barangsiapa melakukan amal sholeh -baik lelaki maupun perempuan- dalam keadaan beriman, maka pasti Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (di dunia), dan akan Kami beri balasan (di akhirat) dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan..”
(QS. An-Nahl: 97)

“Barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh dia akan menjalani kehidupan yang sempit (di dunia), dan pada hari kiamat nanti Kami akan mengumpulkannya dalam keadaan buta..”
(QS. Thoha: 124)

Penulis:
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Membantu Pekerjaan Rumah Istri

Syeikh al ‘Utsaimin -rohimahulloh- berkata :

“Diantara tawadhu’nya Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam-; bila beliau di rumah, beliau membantu istrinya, memeras susu kambing, memperbaiki sandal, beliau membantu mereka di rumah mereka.

Hal ini berdasarkan penuturan ‘Aisyah -rodhiallohu ‘anha- ketika ditanya apa yang dilakukan Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- saat di rumah: “Beliau dahulu biasa mengerjakan pekerjaan istrinya..”, yakni membantu istrinya.

Misalnya, jika seseorang di rumahnya, maka termasuk sunnah, bila dia membuat teh untuk dirinya sendiri, memasak sendiri bila dia bisa, mencuci apa yang butuh dicuci, ini semua termasuk sunnah Nabi.

Jika kamu melakukan hal itu, maka kamu akan mendapatkan pahala menjalankan sunnah.

Karena (kamu melakukan hal itu untuk tujuan) mengikuti Rosul -shollallohu ‘alaihi wasallam- dan bertawadhu’ (merendah) kepada Allah -azza wajall-.

Hal ini juga akan menumbuhkan rasa cinta antara kamu dan istrimu. Jika istrimu merasa kamu banyak membantunya, tentu dia akan mencintaimu dan dirimu akan semakin berharga di matanya.. dan ini merupakan masalahat yang besar..”

(Syarah Riyadhus Sholihin 2/264)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://bbg-alilmu.com/archives/21332

Apa Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Membantu Saudara Kita Di Palestina..?

Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu saudara kita di PALESTINA..?

=====

1. Mendoakan mereka dengan do’a-do’a kebaikan .. dan mendoakan musuh-musuh mereka dengan do’a-do’a keburukan.

Sebagaimana ada perang fisik, ada juga perang do’a.

2. Memberikan bantuan donasi sesuai kemampuan masing-masing.

Dan pilihlah lembaga yang tepercaya untuk menyalurkan donasi tersebut.

3. Meninggalkan produk-produk yang hasilnya digunakan untuk menguatkan musuh-musuh Islam.

Bila kita melakukannya karena niat yang mulia, maka ini tentu akan mendatangkan pahala.

Ingat lakukan untuk diri sendiri, silahkan dorong orang lain untuk hal ini, tapi jangan sampai memaksa orang lain melakukannya.

4. Ramaikan medsos dengan pesan-pesan yang bisa memberikan maslahat besar bagi saudara-saudara kita di Palestina.

5. Bagi yang punya kedudukan, bisa memanfaatkan kedudukannya untuk kebaikan saudara kita di sana.

Semoga bermanfaat dan Allah berkahi, amin.

Ditulis oleh
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0hANejUXY4LybZEqaFiB7x7uxwTKMXi9ur9ewFcZNURvjZTh2F5qGtd9Q4vTXu9xSl&id=100003147806078&sfnsn=wiwspmo&mibextid=RUbZ1f

Kenapa Sedekah Di Bulan Ramadhan..?

Kenapa sedekah di bulan ramadhan..?

===================

a. Karena bulan Ramadhan adalah bulan yang paling mulia, dan semakin mulia waktunya, maka amal kebaikan yang dilakukan di dalamnya akan semakin besar pahalanya.

b. Karena Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- telah memberikan contoh agar kita paling dermawan di bulan ini.

Ibnu Abbas -rodhiallahu ‘anhumaa- mengatakan:

“Dahulu Nabi -shollallahu ‘alaihi wasallam- adalah orang yang paling dermawan, dan beliau paling dermawan ketika Bulan Ramadhan.. sungguh Rosulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- ketika itu lebih dermawan dengan hartanya melebihi angin yang berhembus kencang..” [HR. Bukhari: 6, dan Muslim: 2308]

c. Karena puasa mengajarkan kita untuk peduli kepada saudara kita sesama muslim, sebagaimana disabdakan oleh Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam:

“Barangsiapa memberi makanan berbuka kepada orang yang puasa, maka baginya pahala orang yang puasa tersebut, tanpa mengurangi pahala dia sedikit pun..” [HR. Attirmidzi: 807, dishohihkah Al-Albani].

*** dan suntiklah semangat sedekah Anda di bulan ini dengan mengingat bahwa nanti di hari kiamat, setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya. [HR. Ahmad: 17333, shohih] .. siapa yang banyak bersedekah, maka naungan yang dia miliki pun semakin besar.

Ingatlah, bahwa pada hari itu, banyak manusia yang tenggelam dengan keringatnya sendiri, sesuai banyaknya dosa yang ia perbuat.. saat itu matahari dijadikan sangat dekat dengan manusia, sehingga keberadaan naungan sedekah ini sangat penting sekali bagi kita.

Kita juga hendaknya ingat, bahwa diantara tujuh golongan yang mendapatkan naungan istimewa dari Allah adalah: “Orang yang melakukan sedekah, lalu dia menyembunyikannya, sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya..” [HR. Bukhari: 1423, dan Muslim: 1031].

Silahkan di share… Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Keberkahan Waktu Dengan Mengingat Allah

Syeikh Al-Utsaimin rohimahullah mengatakan,

الإنسان الموفق يكون دائما في يقظة، والمخذول يكون دائما في غفلة، قال الله تعالى: ( ولا تطع من أغفلنا قلبه عن ذكرنا واتبع هواه وكان أمره فرطا) ولهذا إذا رأيت من نفسك أنك لا تعمل وتمضي عليك الأيام فاتهم نفسك، فإن قلبك يكون غافلا عن ذكر الله عز وجل؛ لأن من أقبل على الله بارك له في وقته وفي عمله، وكانت ساعاته كلها معمورة بما فيه الخير

“Orang yang mendapat taufiq itu selalu dalam keadaan SADAR, sedang orang yang hina itu selalu dalam keadaan LUPA.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

“Janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami LALAIKAN dari mengingat kami, dia menuruti keinginannya, dan keadaannya sudah melewati batas..” [QS. Al-Kahfi: 28]
__

Oleh karena itu, bila engkau melihat dirimu tidak beramal, dan hari-harimu berlalu begitu saja, maka curigailah dirimu, sungguh (engkau akan dapati) hatimu selalu lupa dari MENGINGAT Allah ‘Azza wa Jalla.

Karena orang yang menghadapkan dirinya kepada Allah, tentu Allah akan MEMBERKAHI waktu dan amalnya, serta semua waktunya akan HIDUP dengan sesuatu yang ada kebaikannya..”

[Syarah al-Kafiah Asy-Syafiah 4/109]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

DAFTAR KOMPLIT Artikel Serba-Serbi RAMADHAN

Berikut ini adalah beberapa artikel (audio dan tulisan) terkait dengan ibadah shaum (puasa) RAMADHAN.

  1. Bekal RAMADHAN – Part 1
  2. Bekal RAMADHAN – Part 2
  3. Bekal RAMADHAN – Part 3
  4. Tips # 1 Maksimalkan Pahala Puasa : Punya Target
  5. Tips # 2 Maksimalkan Pahala Puasa : Minimalisir Dosa
  6. Tips # 3 Maksimalkan Pahala Puasa : Lakukan Amalan Yang Utama
  7. Tips # 4 Maksimalkan Pahala Puasa : Hindari Hal Yang Tidak Bermanfa’at
  8. Berma’af-ma’afan Sebelum Ramadhan
  9. Derajat Hadits Tentang Diharamkannya Neraka Bagi Orang Yang Bergembira Dengan Datangnya Ramadhan
  10. Hukum Ucapan Selamat Ketika Masuk Bulan Ramadhan
  11. Yang Mendapatkan Ampunan Allah Di Bulan Ramadhan
  12. Agar Pahala Puasa Anda Terjaga, Maka Berpuasalah Dari DOSA
  13. Tentang Me-LAFAZH-kan Niat Puasa
  14. Apakah Niat Puasa Ramadhan Harus Dilakukan Setiap Malam..?
  15. Apakah Bacaan Alqur’an Di Setiap Ramadhan Diulangi Dari Awal..?
  16. Adab Ringkas Buka Puasa
  17. Makanan Pembuka Puasa
  18. Ada Apa Dengan ‘DO’A BERBUKA PUASA’ Yang Populer Di Masyarakat..?
  19. Do’a Bagi Yang Memberi Makanan dan Minuman Untuk Buka Puasa
  20. Do’a Setelah Makan
  21. Satu Lagi Sunnah Yang Terlupakan Saat Makan
  22. Sebaik-baiknya Makanan SAHUR Bagi Seorang MUKMIN – Adab Sahur Part # 1
  23. SAHUR-nya Rosulullah Shollallahu ‘Alayhi Wa Sallam – Adab Sahur Part # 2
  24. Nasehat Bagi Yang Suka Malas SAHUR
  25. Amalan Yang Utama Di Waktu Sahur
  26. Penanda Waktu Sahur Yang Sesuai Sunnah
  27. Sunnah Yang Terlupakan : Sholat Setelah Ber-Siwak Lebih Utama Daripada 70 Roka’at Tanpa Ber-Siwak
  28. Tarawih 4 + 4 + 3
  29. Adakah Batasan Roka’at Sholat Sunnah Tarawih..?
  30. Berapa Kali Membaca Do’a Istiftah Dalam Shalat Tarawih..?
  31. Derajat Hadits Bacaan Sholawat Diantara Tiap 2 Roka’at Tarawih
  32. Tentang Kebiasaan Merutinkan Ceramah/Kultum Tarawih
  33. Keutamaan Witir Bersama Imam Sholat Tarawih
  34. Janganlah Pulang Sebelum Sholat Witir Bersama Imam Di Masjid
  35. Ada Apa Dengan Witir Di Rumah Dan Tidak Bersama Imam Tarawih Di Masjid
  36. Apa Yang Dibaca Setelah Sholat Witir..?
  37. Nasihat Bagi Yang Terhalang Dari Sholat Tarawih Berjama’ah Di Masjid Karena Bertugas Di Malam Hari
  38. Bagi PRIA, Lebih Utama Sholat Tarawih di Masjid ataukah di Rumahnya..?
  39. Bagi WANITA, Lebih Utama Sholat Wajib dan Sunnah (Tarawih dll) di Masjid ataukah di Rumahnya..?
  40. Bolehkah Sholat Tahajjud Setelah Taraweh Dan Witir..?
  41. Sholat Tahajjud Berjama’ah Setelah Tarawih
  42. Susah Dan Suka Ngantuk Saat Tarawih dan Qiyaamul Lail..?
  43. Penjelasan Hadits Tentang Setan-Setan Yang Dibelenggu Di Bulan Ramadhan
  44. Katanya Setan Dibelenggu – Mengapa Masih Ada Saja Yang Bermaksiat..?!
  45. Ngapain Sih Pakai Puasa Segala..?
  46. Bolehkah Membawa Anak Kecil Ke Shalat Berjama’ah Di Masjid..?
  47. Diantara Amalan Sholih Yang Bisa Dilakukan Oleh Wanita Yang Sedang Haidh
  48. Bolehkah Puasa Dengan Niat Karena Allah Dan Menjaga Berat Badan..?
  49. Posisi Anak Kecil Dalam Shaff Shalat Berjama’ah Di Masjid
  50. Kapankah Do’a Mustajab Saat Berpuasa Itu..?
  51. PENTING – Hal Yang Sering Dilupakan Wanita Haidh Saat Ramadhan
  52. Puasa dan Al Qur’an Akan Memberikan Syafa’at
  53. Keutamaan Memperbanyak Istighfar Setiap Hari
  54. Nasihat Bagi Mereka Yang Sibuk Berdagang Di Bulan Ramadhan
  55. Nasihat Bagi Mereka Yang Sakit dan Tak Mampu Berpuasa Di Bulan Ramadhan
  56. Nasihat Bagi Para Ibu Rumah Tangga Di Bulan Ramadhan
  57. Tentang DUA Bentuk Witir 3-Roka’at – Mana Yang Lebih Utama..?
  58. Beda Antara Posisi Duduk Di Roka’at Akhir Sholat Witir Yang SATU dan TIGA (2+1) Roka’at
  59. Apa Yang Dibaca Setelah Sholat Witir..?
  60. Penjelasan Mengapa Nabi Shallallahu ‘Alayhi Wasallam Tarawih Berjama’ah Di Masjid Hanya Tiga Malam
  61. Apakah Perlu Menambah Sholat Malam Setelah Tarawih..?
  62. Akibat Ghibah Di Bulan Ramadhan
  63. Keutamaan Puasa – Cara Mendapatkan Kamar-Kamar Istimewa Di Surga
  64. Fiqih Sholat Malam # 1 – Tata Cara Bila Ingin Melakukan Sholat Malam Berjama’ah Lagi Setelah Selesai Sholat Tarawih Berjama’ah Di Awal Malam
  65. Fiqih Sholat Malam  # 2 – Tentang Sholat Malam Lagi Setelah Sholat Tarawih
  66. Keutamaan Puasa – Terkumpulnya TIGA Pintu Kebaikan Di Bulan Ramadhan
  67. Hujan dan Puasa – Terkumpulnya DUA Waktu Utama Untuk Berdo’a
  68. Puasa Ramadhan Mengangkat Derajat Di Surga
  69. Puasa Namun Tidak Sholat
  70. Nasihat Bagi Ibu Hamil Di Bulan Ramadhan
  71. Antara Membaca Banyak Ayat Tapi Tidak Paham atau Sedikit Ayat Dengan Tadabbur
  72. Nasihat Bagi Yang Sholat Di Masjid Yang Lebih Jauh Padahal Ada Masjid Yang Lebih Dekat Dari Rumah
  73. Mentadabburi Al Qur’an Membersihkan Penyakit Hati
  74. Anjuran dan Pahala Bagi Yang Membaca Al Qur’an Setiap Hari
  75. Motivasi Bagi Yang Sedang Belajar Membaca Al Qur’an
  76. Bolehkah Membaca Al Qur’an Dari Aplikasi Di Hp..?
  77. Tentang Membaca Al Qur’an Dalam Keadaan Berhadats
  78. Siapa Saja Dalam Keluarga Yang Boleh Kita Berikan Zakat Maal..?
  79. Bagaimana Bila Diundang Buka Puasa Dimana Laki dan Perempuan Campur Baur
  80. Soal DZIKIR Setelah Membaca Al Qur’an
  81. Kapankah Malam LAYLATUL QODR..?
  82. Memasuki Babak Final Ramadhan
  83. Tentang Membaca Al Qur’an Sambil Mendengarkan Kajian Di Radio atau TV
  84. Jika Engkau Ingin Tahu
  85. Mana Yang Lebih Utama – Banyak Khatam Al Qur’an Ataukah Menghafalnya
  86. Dzikir Yang Besar Pahalanya
  87. DZIKIR Yang Sangat Dahsyat Pahalanya
  88. Opsi Bagi Yang Tertinggal Beberapa Roka’at Tarawih Bersama Imam
  89. Kebiasaan Mereka-reka Kapan Datangnya Laylatul Qodr
  90. Tidak Di Syari’atkan Mencari-Cari Tanda Laylatul Qodr Di Ke-esokan Harinya
  91. Siapakah Yang Paling Besar Pahalanya Dari Orang-Orang Yang Berpuasa..?
  92. Apakah Laylatul Qodr Hanya Diraih Oleh Mereka Yang I’tikaf Di Masjid Saja..?
  93. Ya Allah… Ridhoilah Aku
  94. Kisah DO’A Laylatul Qodar
  95. Mutiara Do’a Malam LAYLATUL QODR
  96. Bagaimana Mendapatkan Malam Laylatul Qodr..?
  97. Apakah Ada Batasan Waktu I’tikaf..?
  98. Apa Yang Utama Dilakukan Bila Belum Mampu I’tikaf..?
  99. Bolehkah I’tikaf Selain Di TIGA Masjid..?
  100. Tentang Mengeraskan Suara Lantunan Al Qur’an Via Toa Masjid
  101. Bolehkah Sholat ‘Isya Lewat Tengah Malam..?
  102. Sejarah Puasa Yang Wajib Diketahui Ummat Islam Saat Ini
  103. Bolehkah Membaca Do’a Laylatul Qodr Di Waktu Lainnya..?
  104. Bolehkah Mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin..?
  105. Amalan Berpahala SEDEKAH : Keutamaan Memperpanjang Tempo Hutang
  106. Apabila Sudah Sholat Tarawih Bersama Imam, Amalan Apa Lagi Bila Terbangun Malam..?
  107. Bolehkah Mengundurkan Waktu Sholat Tarawih Bagi Wanita Yang Sholat Di Rumahnya..?
  108. Kabar Gembira Bagi Para Wanita Muslimah Yang Sholat Di Kamar/Rumahnya – Pahala Besar Bagi Yang Membaca 100 Ayat Al Qur’an Di Malam Hari
  109. Tafsir QS Al Ahdzaab – 70 – Pentingnya Menjaga Lisan Terutama Di Bulan Ramadhan
  110. Apakah Sujud Tilawah Harus Dalam Keadaan Berwudhu..?
  111. Apakah Harus Menutup Aurat Saat Sujud Tilawah..?
  112. Tips Agar Khusyu Beribadah Di Tengah Meningkatnya Kebutuhan
  113. Apa Maksud Kalimat ‘Sedekah Dengan Tangan Kanan Sedangkan Tangan Kirinya Tidak Mengetahuinya’
  114. Kapan Mulai Takbiran..?
  115. Idul Fitri = Kembali Kepada Fitrah..?
  116. Idul Fitri – Edisi Bolehkah Sholat Dhuha Pada Hari Raya ‘Id..?
  117. Idul Fitri – Edisi Dengan Siapa Saja Anda Bisa Bersalaman..?
  118. Apa Tanda Setelah Ramadhan Bahwa Seseorang Telah Mendapatkan Ampunan Dari Allah..?
  119. Ingin Mendapatkan Pahala Puasa Wajib Selama Satu Tahun..?
  120. Serba-Serbi Seputar Ibadah Di Bulan Syawwal
  121. Mahram Seorang Wanita
  122. Daftar masih akan bertambah dalam hari-hari kedepannya in-syaa Allah… nantikan update nya….

===============
Simak artikel terkait (KLIK Link dibawah ini) :
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) WUDHU
DAFTAR KOMPLIT Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A

Tentang Keutamaan Membaca Qs Al Kahfi Di Hari Jum’at

Ga boleh baca surat AL-KAHFI di hari Jum’at..?!

=====

Tidak bisa dipungkiri, setelah keluarnya hasil sidang dewan fatwa tentang hadits keutamaan membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at, banyak yang memahami dilarang membaca surat al-Kahfi di hari Jum’at..!

Padahal sebenarnya tidak demikian.

Beberapa poin yang bisa disimpulkan dari hasil sidang Dewan Fatwa tentang itu adalah sebagai berikut :

1. Hadits tentang keutamaan membaca surat al-Kahfi di hari atau malam Jum’at saja, derajatnya lemah sekali.

2. Yang shohih adalah atsar dari sahabat Abu Sa’id al-Khudri rodhiallahu ‘anhu, yang menjelaskan tentang keutamaan membaca surat al-Kahfi secara umum, apapun harinya .. dan keutamaannya yang shohih adalah bahwa pembacanya mendapatkan cahaya dari tempat dia membaca sampai ke baitullah (ka’bah).

3. Atsar ini bisa dihukumi marfu’ (dianggap sebagai hadits), karena berkaitan dengan sesuatu yang ghoib yang tidak ada celah ijtihad di dalamnya.

4. Atsar ini tidak melarang kita membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at .. tapi menjelaskan bahwa keutamaan itu bukan hanya di hari Jum’at saja.

5. Bagi yang ingin membaca surat Al-Kahfi di hari Jum’at, maka tidak ada masalah, sebagaimana bila dia ingin membacanya di hari lain juga tidak masalah.

Bahkan, yang saya pahami, bila dia menganggap membacanya di hari Jum’at lebih utama, maka tidak ada masalah juga .. bukan karena dasar hadits lemah yang membatasi keutamaan itu di hari Jum’at .. tapi karena dalil umum bahwa hari Jum’at adalah termasuk hari yang paling mulia, dan amalan yang dilakukan di hari yang lebih mulia maka menjadi lebih mulia, wallahu a’lam.

RINGKASNYA: Jangan meyakini bahwa keutamaan membaca Al-Kahfi itu ada di hari Jum’at saja .. karena yang shohih bahwa keutamaan itu ada di hari Jum’at dan juga hari-hari yang lainnya, wallahu a’lam.

Semoga bisa dipahami dengan baik, barokallahu fiikum.

✏️
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Kapankah..?

Kapan boleh suka kepada orang KAFIR..?

Jawaban:

Suka kepada orang kafir ada tiga keadaan :

1. Karena kekufurannya .. ini jelas haram, bahkan termasuk kekufuran.

2. Karena sisi duniawi secara umum .. ini juga haram, tapi tidak sampai derajat kekufuran.

3. Karena jasa yang dia berikan kepada kita, atau karena hubungan nikah, atau kekerabatan .. ini dibolehkan, dan termasuk keringanan dalam syariat.

[Faidah dari Syeikh Shalih Alu Syaikh dalam kitab beliau Ithafus Sa-il Bima Fit Thahawiyah Minal Masa-il].

NB:

– Harus dibedakan antara suka permainan, dengan suka pemain yang kafir.. yang pertama boleh, yang kedua tidak boleh.

– Harus dibedakan juga antara berbuat baik kepada orang kafir dengan suka kepada orang kafir.. yang pertama hukum asalnya boleh, yang kedua hukum asalnya tidak boleh.

Kalau mengidolakan pemain kafir dari permainan sepakbola, bulu tangkis, tenis meja, dan yang semisalnya, maka masuk yang mana..?

Silahkan dipahami dengan baik, insyaAllah bisa menjawab sendiri.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى