.
Malam Kamis – 18 Jumadal Uula 1443
.
100 hari lagi, in-syaa Allah, Ramadhan akan tiba..
.
perbanyak DO’A.. semoga Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan tahun 1443 hijriyah ini dalam keadaan beriman, sehat fisik dan mental dan dijauhkan dari segala bahaya termasuk wabah covid-19 serta semua variannya..
.
yang masih punya hutang puasa Ramadhan tahun lalu, silahkan (segera) mengatur jadwal pelunasannya.. baarokallahu fiikum..
.
perhitungan ini berdasarkan prakiraan dengan +/- 1 hari error margin, in-syaa Allah..
.
yang hendak share, silahkan, baarokallahu fiikum..
.
.
#ramadhan1443
#puasa
#sehat
Images
Keutamaan Membaca SUBHAANALLAH Sebanyak 100 KALI
Sehari Beramal Seribu Kebaikan, Bisakah..?
Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu berkata,
“Kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu beliau bersabda, ‘Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu untuk memperoleh seribu kebaikan setiap hari..?’
Maka seseorang yang duduk bertanya, ‘Bagaimana seseorang bisa memperoleh seribu kebaikan ?’ Beliau menjawab, ‘Ia bertasbih (membaca SUBHAANALLAH) 100 kali, maka akan ditulis untuknya 1,000 kebaikan, atau dihapus darinya seribu kesalahan.’
[HR. Muslim, no. 2698]
Yuk raih minimum SERIBU KEBAIKAN setiap harinya…
.
Ini malam pun bisa kita meraihnya, in-syaa Allah…
.
Penjelasan:
.
1. Hadits di atas menunjukkan keutamaan dzikir.
.
2. Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan semisal. Ini baru kelipatan minimal dari suatu amalan. Karena kelipatannya bisa mencapai 700 kali lipat.
.
3. Huruf aw (artinya: atau) dalam hadits bisa bermakna waw (artinya: dan), artinya dengan bertasbih seratus kali akan ditulis seribu kebaikan dan dihapus seribu maksiat.
.
4. Kalau aw dimaknakan dengan ‘atau’ maknanya menjadi ada yang bertasbih ditetapkan baginya seribu kebaikan, ada juga yang dihapuskan baginya seribu kesalahan
.
5. Hendaklah seorang guru mengajarkan kepada murid-muridnya fadhilah-fadhilah suatu amalan
.
6. Sahabat begitu semangat dalam melakukan kebaikan.
.
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal MSc, حفظه الله تعالى
.
Ini adalah dzikir yang tidak terikat oleh waktu dan tempat, jadi silahkan di baca kapan saja (baca soal tanya-jawab di bawah). Wallahu a’lam.
.
PERTANYAAN :
Ingin menanyakan tentang hadits tentang dzikir membaca SUBHANALLAH 100 x mendatangkan 1000 kebaikan. Dimana disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi Wasallam bersabda :
“Apakah salah seorang dari kalian tidak mampu untuk memperoleh 1000 kebaikan setiap hari ?
Apakah setiap hari ini ada pembatasan waktu bahwa dzikir membaca SUBHANALLAH ini hanya diucapkan sekali sehari ? …. Atau bolehkah kita baca beberapa kali (berulang-ulang) dalam sehari tanpa batas dengan harapan semakin banyak pahala kebaikan yang didapat dan semakin banyak kesalahan yang dihapus ?
Syukron Ustadz.
JAWABAN :
Boleh diulang lebih dari itu, karena Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam tidak membatasi sama sekali. Hanya menjelaskan bahwa orang yang membaca dzikir tersebut bisa mendapatkan pahala 1000 kebaikan. Wallahu a’lam
Dijawab oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى
HADITS : Dzikir Penggugur Dosa
Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam suatu hari berjalan bersama para sahabatnya, dan ketika itu beliau membawa tongkat di tangannya.. lalu beliau melewati pohon yang dedaunannya telah kering dan memukul pohon itu dengan tongkat yang ada di tangannya maka daun-daun yang kering itu berguguran..
dan saat para sahabat melihat dedaunan pohon itu berguguran di depan mereka, maka Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “sesungguhnya kalimat
SUBHAANALLAH
WALHAMDULILLAH
WALAA ILAAHA ILLALLAH
WALLAHU AKBAR
menggugurkan dosa-dosa seorang hamba sebagaimana dedaunan pohon ini berguguran..”
[ HR. at-Tirmidzi – shohih ]
ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
Do’a Memohon Cinta Allah
ARTIKEL TERKAIT
Artikel Kupas Tuntas Tentang (KTT) DO’A
#COVID_19 : Kumpulan Artikel Terkait Covid-19
Berikut ini adalah beberapa artikel yang telah kami posting sebelumnya terkait musibah wabah Covid-19, semoga bermanfaat..
- Do’a Saat Tertimpa Musibah
- Do’a Mohon Perlindungan Dari Keburukan Segala Penyakit
- Do’a Mohon Perlindungan Dari Berubahnya Kesehatan
- Do’a Mohon Perlindungan Dari Segala Bahaya
- Do’a Saat Menghadapi Kesulitan
- Dzikir Ketika Melihat Oang Lain Terkena Musibah Penyakit
- Dzikir Saat Mengalami Kesusahan/Kesedihan
- Keutamaan Bersedekah Di Hari-Hari Ini
- SELESAI – MASIF : WAKAF 2 Sumur Bor + 2 Jaringan Pipa
- Keutamaan Sedekah Air #1
- Keutamaan Sedekah Air #2
- Memberikan Minuman = Sedekah Yang PALING Afdhol…
- Berniat Mengharapkan Pahala Dari Musibah Dunia
- Ladang Pahala Yang SANGAT BESAR..
- SELESAI – Tebar Sembako dan Air Minum
- Ladang Pahala
- Sikap Orang Beriman Terhadap Wabah Virus Corona
- Apakah Wafat Di Hari Selain Jum’at Tidak Mendapatkan Husnul Khotimah..?
- Ampuni dan Sayangilah Kami Ya Ghofuur Ya Rohiim
- Tawakal Yang Hakiki
- Do’akan Kebaikan Bagi Saudaramu
- Keutamaan Membaca 2 Ayat Terakhir Dari Qs Al Baqoroh
- Tentang Berjabat Tangan
- Apakah Takut Terinfeksi Corona Merusak Tauhid..?
- Apakah Qunut Nazilah Disyari’atkan Dalam Kasus Wabah Penyakit..?
- Hal Ghoib Semakin Dipercaya
- Tenanglah Wahai Saudaraku Seiman
- Penjelasan Hadits Tentang Berlindung ke Masjid Ketika Wabah
- Ringankan Orang Yang Sakit
- Peniadaan Kegiatan Sholat Jum’at Besok di Jakarta
- Pahala Yang Sama Bila Ada Udzur
- Sholatlah Di Rumah Saat Wabah Seperti Ini
- Jangan Sampai Kita Kalah Dengan Ketakutan Kita Sendiri !
- Agar Tidak Tertular Atau Menularkan
- Pelajaran Dari Peristiwa Penyakit Menular Di Suriah dan Mesir
- Kabar Gembira
- Karena Musibah Adalah Bagian Dari Nikmat…
- Bahagia Itu Bila Orientasi Anda Akherat…
- Nasehat dan Fatwa dan Tata Cara Sholat Bagi Tenaga Medis
- Besarnya Pahala Akan Sesuai Dengan Besarnya Cobaan
- Physical Distance Juga Bagian Dari Islam
- Beriman Kepada Qodar Baik Dan Buruk Keduanya Dari Allah
- Untukmu Yang Harus Keluar Rumah Untuk Mencari Nafkah
- Landasan Setiap Kebaikan
- Musibah Menghapus Dosa…
- Mendung Kan Berakhir
- Ampuni dan Sayangilah Kami Ya Ghofuur Ya Rohiim
- Bersabar Menghadapi Musibah
- Allah Yang Mengetahui Akhir Dari Perkara Kita
- Jadikan Sabar dan Sholat Sebagai Penolongmu
- Jangan Sampai Anda Turut Menularkan Virus
- Bertambah Kesulitan, Betambah Pula Keimanannya
- Akibat Dosa
- Yang Penting Untuk Di Pahami Saat Menghadapi Musibah
- Agar Musibah Anda Berpahala… Agar Kesedihan Anda Seakan Tiada…
- Hakikat Iman
- Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
- Bersabarlah Dan Berhusnudzonlah Kepada Allah Dalam Ujian Dan Musibah
- Bisa Jadi Pada Wabah Ini Banyak Kebaikan
- Saling Mendo’akan
- Renungan Ayat – 3
- Menunggu Jalan Keluar
- Tentang Sholat Iedul Fitri Di Rumah
- Tentang Tidak Sholat Berjama’ah Di Masjid Saat Pandemi Virus Corona
MUTIARA SALAF : Nasihat Bagi Para Wanita Muslimah
Al Imam Al Baghowi rohimahulloh berkata,
“Apabila seorang wanita berbicara dengan laki-laki asing (bukan mahrom), maka selayaknya ia berbicara dengan lantang (tidak mendayu-dayu) untuk mencegah hasrat buruk (para lelaki)..”
[ Ma’aalimuttanzil – 3/635 ]
Diterjemahkan oleh,
Ustadz Mashun Lc, حفظه الله تعالى
Assunnah Lombok
ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL
Perbanyak Do’a dan Dzikir Di Hari ‘Arofah

perbanyak do’a di hari Arofah..
dan juga perbanyak dzikir (lihat poster)..
Kapan Mulai Takbir Muqoyyad..?
TAKBIR MUQOYYAD DIMULAI SEJAK BESOK SETELAH SHOLAT SHUBUH 9 DZULHIJJAH
.
1️⃣ Dari ‘Umar bin Khotthob rodhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau dulu bertakbir setelah sholat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah zhuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah. (HR. Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi dan sanadnya dishohihkan Syaikh Al Albani rohimahullah)
.
2️⃣ Dari ‘Ali bin Abi Tholib rodhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau bertakbir setelah sholat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai ‘ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Beliau juga bertakbir setelah ashar. (HR Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi. Syaikh Al Albani rohimahullah mengatakan: “Shohih dari ‘Ali rodhiyallahu ‘anhu“)
.
3️⃣ Dari Ibn ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa, bahwa beliau bertakbir setelah sholat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai tanggal 13 Dzulhijjah. Beliau tidak bertakbir setelah maghrib (malam tanggal 14 Dzluhijjah). (HR Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi. Syaikh Al Albani rohimahullah mengatakan: Sanadnya shohih)
.
4️⃣ Dari Ibn Mas’ud rodhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau bertakbir setelah sholat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai ashar tanggal 13 Dzulhijjah. (HR. Al Hakim dan dishohihkan An Nawawi dalam Al Majmu’)
.
.
APAKAH TAKBIR DILAKUKAN LANGSUNG SETELAH SALAM SECARA BERSAMA ATAUKAH SENDIRI-SENDIRI..?
.
Syaikh al-‘Utsaimin rohimahullah berkata,
.
“YANG DISYARIATKAN KETIKA SELESAI SHOLAT ADALAH MEMBACA DZIKIR YANG SUDAH DIKENAL, KEMUDIAN BILA ANDA SELESAI BERDZIKIR SILAHKAN BERTAKBIR. Begitu pula disyariatkan supaya orang-orang tidak bertakbir bersama, akan tetapi SETIAP ORANG BERTAKBIR SENDIRI-SENDIRI..
.
Inilah yang disyariatkan sebagaimana di hadits Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu mereka bersama Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam saat haji, diantara mereka ada yang mengeraskan bacaan talbiah, sebagian lagi bertakbir, mereka tidak dalam satu bentuk..”
[ Majmu’ Fatawa wa Rasail al-Utsaimin 16/261 ]
.
Untukmu Yang Harus Keluar Rumah Untuk Mencari Nafkah
Jangan sampai lupa:
1. Membaca dzikir keluar rumah berikut ini:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “barangsiapa membaca dzikir ini saat keluar rumah, maka dia akan di berikan petunjuk, dicukupi kebutuhannya, dan akan dilindungi (dari bahaya apapun).” [HR. Abu Dawud: 5095, shahih].
2. Membaca do’a singgah di suatu tempat ini:
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقْ
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda: “barangsiapa yang singgah di suatu tempat, dan dia baca dzikir ini, maka tidak ada sesuatupun yang bisa membahayakannya, sampai dia meninggalkan tempat itu.” [HR. Muslim: 2708]
3. Membaca setiap pagi dan sore, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebanyak 3 kali.
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda: “Bacalah Al-Ikhlas dan Al-Mu’awwidzatain, saat pagi dan sore, sebanyak 3 kali, itu akan melindungimu dari segala sesuatu.” [HR. Abu Dawud: 5082, Hasan].
4. Membaca dzikir saat melihat orang yang terkena bala’ ini:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكُمْ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda, “barangsiapa melihat orang yang terkena bala’, dan membaca dzikir ini, maka dia akan diselamatkan dari bala’ itu.” [HR. Attirmidzi: 3431, Hasan].
5. Bersedekah semampunya .. meski hanya sedikit.
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda, “bahwa sedekah bisa menolak kematian yang buruk.” [HR. Attirmidzi: 664, Hasan].
6. Melakukan usaha lahir (sebab kauni) yang bisa menjaga dan menyelamatkan diri dari bala’ dan musibah.. sebagaimana arahan ahli kesehatan, seperti: memakai masker, makan yang bergizi, istirahat yang cukup, vaksinasi, dst.
7. Bertawakkal kepada Allah setelah melakukan semua usaha di atas.. serahkan semuanya kepada Allah, Dialah sebaik-baik penjaga dan penyelamat kita .. dan Dialah yang paling menyayangi para hamba-Nya yang patuh dan taat kepada-Nya.
Allah ta’ala berfirman yang artinya: “Bertawakkallah kalian hanya kepada Allah, jika kalian benar beriman” [QS. Al-Ma’idah: 23]
Semoga Allah menjaga dan menyelamatkan kita semua, dari bala’ dan musibah yang ada, amin.
Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى
TAMBAHAN :
8. Membaca dzikir berikut se:tiap pagi dan petang masing-masing sebanyak 3x
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda, “Tidaklah seorang hamba mengucapkan setiap pagi dari setiap harinya dan setiap petang dari setiap malamnya kalimat: BISMILLAHILLADZI LAA YADHURRU MA’ASMIHI SYAI-UN FIL ARDHI WA LAA FIS SAMAA’ WA HUWAS SAMII’UL ‘ALIIM (dengan nama Allah Yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan tidak juga di langit, dan Dialah Yang Maha Mendegar lagi Maha Mengetahui) sebanyak tiga kali, maka tidak aka nada apa pun yang membahayakannya.” [HR. Abu Daud dan at-Tirmidzi. at-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih]
⚉ Berikut adalah lafazh do’a no 1,2, 4 dan 8 dengan text besar (klik gambar)
MUTIARA SALAF : Daripada ‘Ujub
Muthorrif bin ‘Abdillah rohimahullah berkata,
“Sungguh aku melalui malam dalam keadaan tidur lalu memasuki pagi dalam keadaan menyesal adalah lebih aku sukai daripada melalui malam dengan melaksanakan sholat lalu memasuki paginya dalam keadaan ‘ujub (dengan sholat malamku)..”
[ Hilyatul Auliya’ – 4/349 ]
ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL









