Category Archives: Abu Yahya Badrusalam

Ilmu Dan Kasih Sayang

Ilmu jika tidak disertai rahmat atau kasih sayang seringkali menimbulkan sikap arogan.. dan kasih sayang tanpa ilmu seringkali menimbulkan kerusakan.

Maka ilmu dan kasih sayang dua perkara yang hendaknya berjalan bersama.

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

وهكذا الرجل كُلَّما اتَّسع علمه اتَّسعت رحمته، وقد وسع ربنا كلَّ شيء رحمةً وعلمًا.

“Demikianlah seseorang.. semakin ilmunya luas maka semakin luas pula kasih sayangnya. Robb kita rahmat-Nya meluasi segala sesuatu..” (Ighotsatu Lahafan 2/251)

Allah sayang kepada hamba-hambaNya dengan cara menyelamatkan dari api neraka walaupun dengan kesusahan yang menimpa si hamba.

Maka kasih sayang kepada manusia yang paling besar adalah menyelamatkan mereka dari api neraka.. dengan menjelaskan kepada mereka tauhid dan syirik, bid’ah dan sunnah, halal dan haram.. dan ilmu-ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akherat.

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

 

Memakai Pakaian Yang Bagus Dan Tidak Jelek

Malik bin Nadhlah berkata:

“Aku mendatangi Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam dalam keadaan memakai baju yang jelek dan lusuh..

Beliau bersabda, “Apakah kamu memiliki harta..?”
“Punya..” jawabku.
Beliau bertanya lagi, “Harta apa..?”
Aku menjawab, “Semua harta telah Allah berikan kepadaku; unta, kuda, hamba sahaya dan kambing..”

Beliau bersabda,

إذا آتاك الله عز وجل مالا فلير عليك

“Apabila Allah memberimu harta, maka hendaklah terlihat pada dirimu..” (HR Ahmad dengan sanad yang shohih)

Namun bukan dengan memakai pakaian yang amat mahal karena itu termasuk pakaian syuhroh..
Akan tetapi pakaian yang bagus dan tidak jelek..
Sebagai rasa syukur kepada Allah atas pemberian-Nya..

Ibnul Jauzi rohimahullah berkata, “Salaf terdahulu memakai pakaian pertengahan; tidak terlalu mahal dan tidak jelek.. dan mereka memilih pakaian yang bagus khusus untuk sholat jum’at, hari raya dan bertemu dengan teman-teman..” (Al Muntaqo An Nafiis min Talbis Iblis hal. 256)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Mati Diatas Syirik

Orang yang mati diatas syirik tak akan masuk ke dalam surga selama lamanya…

إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ

“Sesungguhnya siapa yang mempersekutukan Allah, maka Allah haramkan ia masuk surga dan tempatnya adalah neraka..” (Al Maidah: 72)

Tidak ada dosa yang lebih besar dari syirik..
Maka selayaknya kita merasa takut untuk terjatuh dalam syirik..
Dan tidak merasa aman darinya atau merasa tauhid kita telah hebat..

Sebagaimana Nabi Ibrahim berlindung kepada Allah dari kesyirikan…
Demikian pula Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi wa sallam..
Padahal mereka adalah manusia yang paling mentauhidkan Allah ‘Azza wajalla..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Jiwa Mukmin Yang Mulia

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,

فعلى الإنسان أن يكون مقصوده نفع الخلق والإحسان إليهم مطلقا، وهذا هو الرحمة التي بعث بها محمد صلى الله عليه وسلم

“Setiap insan hendaklah berkeinginan untuk memberi manfaat kepada orang lain dan berbuat baik kepada mereka. Inilah rahmat yang Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam diutus dengan membawanya..”

(Jami’ul Masail 6/37)

Itulah jiwa mukmin yang mulia..
Selalu ingin memberi manfaat kapada orang lain..
Bukan memanfaatkan orang lain untuk kepentingan pribadi..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

#COVID_19 : Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

Berikut ini adalah beberapa artikel yang telah kami posting sebelumnya terkait musibah wabah Covid-19, semoga bermanfaat..

  1. Do’a Saat Tertimpa Musibah
  2. Do’a Mohon Perlindungan Dari Keburukan Segala Penyakit
  3. Do’a Mohon Perlindungan Dari Berubahnya Kesehatan
  4. Do’a Mohon Perlindungan Dari Segala Bahaya
  5. Do’a Saat Menghadapi Kesulitan
  6. Dzikir Ketika Melihat Oang Lain Terkena Musibah Penyakit
  7. Dzikir Saat Mengalami Kesusahan/Kesedihan
  8. Keutamaan Bersedekah Di Hari-Hari Ini
  9. SELESAI – MASIF : WAKAF 2 Sumur Bor + 2 Jaringan Pipa
  10. Keutamaan Sedekah Air #1
  11. Keutamaan Sedekah Air #2
  12. Memberikan Minuman = Sedekah Yang PALING Afdhol…
  13. Berniat Mengharapkan Pahala Dari Musibah Dunia
  14. Ladang Pahala Yang SANGAT BESAR..
  15. SELESAI – Tebar Sembako dan Air Minum
  16. Ladang Pahala
  17. Sikap Orang Beriman Terhadap Wabah Virus Corona
  18. Apakah Wafat Di Hari Selain Jum’at Tidak Mendapatkan Husnul Khotimah..?
  19. Ampuni dan Sayangilah Kami Ya Ghofuur Ya Rohiim
  20. Tawakal Yang Hakiki
  21. Do’akan Kebaikan Bagi Saudaramu
  22. Keutamaan Membaca 2 Ayat Terakhir Dari Qs Al Baqoroh
  23. Tentang Berjabat Tangan
  24. Apakah Takut Terinfeksi Corona Merusak Tauhid..?
  25. Apakah Qunut Nazilah Disyari’atkan Dalam Kasus Wabah Penyakit..?
  26. Hal Ghoib Semakin Dipercaya
  27. Tenanglah Wahai Saudaraku Seiman
  28. Penjelasan Hadits Tentang Berlindung ke Masjid Ketika Wabah
  29. Ringankan Orang Yang Sakit
  30. Peniadaan Kegiatan Sholat Jum’at Besok di Jakarta
  31. Pahala Yang Sama Bila Ada Udzur
  32. Sholatlah Di Rumah Saat Wabah Seperti Ini
  33. Jangan Sampai Kita Kalah Dengan Ketakutan Kita Sendiri !
  34. Agar Tidak Tertular Atau Menularkan
  35. Pelajaran Dari Peristiwa Penyakit Menular Di Suriah dan Mesir
  36. Kabar Gembira
  37. Karena Musibah Adalah Bagian Dari Nikmat…
  38. Bahagia Itu Bila Orientasi Anda Akherat…
  39. Nasehat dan Fatwa dan Tata Cara Sholat Bagi Tenaga Medis
  40. Besarnya Pahala Akan Sesuai Dengan Besarnya Cobaan
  41. Physical Distance Juga Bagian Dari Islam
  42. Beriman Kepada Qodar Baik Dan Buruk Keduanya Dari Allah
  43. Untukmu Yang Harus Keluar Rumah Untuk Mencari Nafkah
  44. Landasan Setiap Kebaikan
  45. Musibah Menghapus Dosa…
  46. Mendung Kan Berakhir
  47. Ampuni dan Sayangilah Kami Ya Ghofuur Ya Rohiim
  48. Bersabar Menghadapi Musibah
  49. Allah Yang Mengetahui Akhir Dari Perkara Kita
  50. Jadikan Sabar dan Sholat Sebagai Penolongmu
  51. Jangan Sampai Anda Turut Menularkan Virus
  52. Bertambah Kesulitan, Betambah Pula Keimanannya
  53. Akibat Dosa
  54. Yang Penting Untuk Di Pahami Saat Menghadapi Musibah
  55. Agar Musibah Anda Berpahala… Agar Kesedihan Anda Seakan Tiada…
  56. Hakikat Iman
  57. Bersama Kesulitan Ada Kemudahan
  58. Bersabarlah Dan Berhusnudzonlah Kepada Allah Dalam Ujian Dan Musibah
  59. Bisa Jadi Pada Wabah Ini Banyak Kebaikan
  60. Saling Mendo’akan
  61. Renungan Ayat – 3
  62. Menunggu Jalan Keluar
  63. Tentang Sholat Iedul Fitri Di Rumah
  64. Tentang Tidak Sholat Berjama’ah Di Masjid Saat Pandemi Virus Corona

Serba-Serbi DZULHIJJAH – Kumpulan Artikel Terkait Ibadah Qurban dan Ibadah Di Bulan Dzulhijjah

Untuk memudahkan pencarian, berikut adalah daftar SERBA SERBI DZULHIJJAH – Kumpulan Artikel Terkait Ibadah Kurban dan Ibadah Di Bulan Dzulhijah yang pernah kami posting dari berbagai sumber.

SERBA SERBI DZULHIJJAH – Daftar Isi LENGKAP

  1. Larangan Mencukur Bagi Yang Hendak Ber-qurban
  2. Apa Saja Amalan Di Awal Bulan Dzulhijjah..? (audio) 
  3. Tentang Puasa Di 9 Hari Awal Dzulhijjah
  4. Lebih Utama 
  5. Berqurban ? Ah, Sayang Uangnya..!
  6. Bolehkah Qurban Atas Nama Organisasi..?
  7. Qurban Giliran Dalam Keluarga
  8. Qurban Atas Nama Istri Karena Niat Berqurban Tapi Dari Uang Suami, Siapa Yang Tidak Potong Rambut dan Kuku..?
  9. Ingin Qurban Tapi Masih Punya Hutang
  10. Peringatan Bagi Yang Akan Ber-Qurban Termasuk Panitia Qurban (audio)
  11. Bolehkah Suami dan Istri Sama-Sama Berqurban..? (audio)
  12. Apakah Boleh Menyatukan Niat Aqiqah Dengan Niat Ber-Kurban…?? (audio)
  13. Sunnah Yang Terlupakan Di Hari-Hari Awal Dzulhijjah 
  14. Berqurban Untuk Orangtua Yang Sudah Meninggal (audio)
  15. E-Book Panduan Kurban Praktis
  16. Rancu Antara Batas Iuran dan Batas Pahala per Hewan Qurban (audio)
  17. Takbir Di Hari-Hari Awal Dzulhijjah
  18. Beredarnya Hadits PALSU Terkait Keutamaan 10 HARI PERTAMA Bulan DZUL-HIJJAH
  19. Hadits Dhoif Seputar Dzulhijjah 
  20. Tentang Derajat Hadits Puasa Tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah (audio)
  21. Jangan Dekati Masjid Kami..!! 
  22. Bolehkah Puasa Arafah Dan Puasa Awal Dzulhijjah Namun Masih Memiliki Hutang Puasa Ramadhan..? 
  23. Belasan Jam Untuk 2 Tahun
  24. Hari Arofah
  25. Daging Qurban Tercampur
  26. Amalan di Hari-Hari Tasyrik (11-12-13 Dzulhijjah)
  27. Mengapa Dilarang Puasa Di Hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah)..? 
  28. Puasa Ayyamul Biidh Tanggal 13 Dzulhijjah..?
  29. Satu Qurban untuk Satu Keluarga, Apa Maksud Satu Keluarga..?
  30. Memotong Rambut Dengan Sengaja, Apakah Sah Qurbannya..?
  31. Pahala Qurban Untuk Siapa Saja..? (audio)

Takbir Di Hari-Hari Awal Dzulhijjah

Mengenai TAKBIR di awal bulan DZUL-HIJJAH… Takbir Muqoyyad artinya Takbir yang sudah ditentukan waktunya oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam…

Lafal takbir

Terdapat beberapa macam lafal takbir Idul Fitri dan Idul Adha yang diriwayatkan dari para sahabat.

Pertama:

الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ، وَ الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، و للهِ الحَمدُ

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, LAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, WA-LILLAHILHAMD(U)

Lafal takbir ini diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu. (HR. Ibnu Abi Syaibah; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Kedua:

الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، لاَ إِلهَ إِلاَّ الله ، وَ الله ُأَكبَرُ ، و للهِ الحَمدُ

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, LAA ILAAHA ILLALLAH, WALLAHU AKBAR, WA-LILLAHILHAMD(U)

Lafal ini juga diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu. (HR. Ibnu Abi Syaibah)

Ketiga:

الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، و للهِ الحَمدُ ، الله ُأَكبَرُ و أَجَلُّ ، الله ُأَكبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, WA-LILLAHILHAMD(U), ALLAHU AKBARU WA AJALLU, ALLAHU AKBARU ‘ALAA MAA HADZAANAA

Takbir ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu. (HR. Al Baihaqi, dalam As-Sunan Al-Kubra; dinilai sahih oleh Al-Albani)

Keempat:

الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ ، الله ُأَكبَرُ  كَبِيراً

ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBARU KABIIRON

Lafal ini diriwayatkan dari Salman Al-Farisi radhiallahu ‘anhu. (HR. Abdur Razaq; sanadnya dinilai sahih oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar)

Ref :  https://konsultasisyariah.com/7301-takbir-idul-fitri.html

MUTIARA SALAF : Mengintip Aib Diri

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

“Siapa yang ingin mengetahui kekurangan yang ada pada dirinya, maka ada empat cara :

1. Duduklah di hadapan seorang syaikh yang amat faham mengenal kesalahan diri. Ia akan memberitahumu dan memberi obatnya. Namun cara ini amat jarang di zaman ini.

2. Memiliki teman yang jujur yang mengingatkan kesalahannya. Dahulu Umar bin Khathab berkata, “Semoga Allah merahmati orang yang mengingatkan aib-aib kami.” Demikian pula salafushalih terdahulu suka bila ada yang mengingatkan kesalahannya. Sedangkan di zaman ini, orang yang mengingatkan kesalahan kita mungkin orang yang paling tidak kita sukai.

3. Mendengar dari lisan musuh. Karena mata yang memusuhi biasanya akan memperlihatkan aib sekecil apapun. Ini lebih bermanfaat untuk mengenal aib sendiri dibandingkan teman yang menjilat

4. Bergaul dengan manusia. Sesuatu yang tercela diantara mereka jauhilah.

(Mukhtashor Minhajil Qoshidin hal 156)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Mudah.. Jangan Dipersulit

Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ

“Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang memberat beratkannya kecuali akan segera lemah. Maka bersikap luruslah, mendekatlah, bergembiralah, dan minta bantuanlah dengan waktu pagi dan waktu sore serta sebagian waktu malam..”

(HR. Bukhari dan Muslim)

BERSIKAP LURUS artinya tidak berlebihan dan tidak juga meremehkan..

MENDEKATLAH artinya jika tidak mampu melakukannya dengan sempurna maka setidaknya mendekati..

BERGEMBIRALAH yaitu dengan pahala sempurna walaupun kita hanya melakukan semampunya..

MINTA BANTUANLAH dengan waktu-waktu yang kita semangat padanya dan kuat. Karena ibadah saat loyo pastinya tidak akan dapat dilakukan dengan baik..

Itulah tata cara beramal..
Ukurlah sesuai kemampuan..

Perumpamaannya kaya gowes pake erbe..
Jika kita hanya mampu 20 km dengan kecepatan maximal 20 km perjam ya lakukanlah sesuai kemampuan..
Yang penting langgeng dan kontinyu..

Tapi jika kita paksa ingin seperti orang lain yang memiliki kemampuan lebih..
Pasti kita akan segera lelah..
Lalu berhenti..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى